Struktur Pendapatan dan Pengeluaran Petani Kopi Di Desa Karang Agung Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat
DOI:
https://doi.org/10.25181/jofsa.v8i2.4094Keywords:
Kopi, Pendapatan, Pengeluaran, Rumah Tangga PetaniAbstract
Kopi memiliki peran penting dalam perekonomian Lampung, namun pengklasifikasian pendapatan dan pengeluaran petani belum jelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya dan pendapatan usahatani kopi dan struktur pendapatan dan pengeluaran rumah tangga petani. Penelitian dilakukan di Desa Karang Agung, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, dengan metode random sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 44 petani kopi. Data dianalisis secara kuantitatif melalui pendekatan biaya dan pendapatan usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi usahatani kopi mencapai Rp 7.287.942,12 per musim panen, dengan pendapatan atas biaya tunai Rp 21.931.836,06 dan biaya total Rp 21.112.626,06. Nilai R/C rasio biaya tunai dan biaya total masing-masing sebesar 4,39 dan 3,89, menunjukkan bahwa usahatani kopi menguntungkan. Total pendapatan rumah tangga mencapai Rp 37.727.373, sedangkan pengeluaran Rp 18.522.818. Struktur pendapatan rumahtangga rumah tangga melebihi UMR Lampung tahun 2021 sebesar Rp29.285.832. Berdasarkan data ratarata struktur pendapatan dan pengeluaran rumah tangga di Desa Karang Agung Kecamatan Way Tenong mampu memenuhi kebutuhan hidup petani.
Downloads
References
Bastari, Z., Hakim, D. B., & Falatehan, A. F. (2020). Integrasi Pasar Kopi Robusta Lampung dengan Pasar Bursa London. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 4(4), 893907.
BPS Kabupaten Lampung Barat. (2021). Kabupaten Lampung Barat dalam Angka tahun 2021. Lampung Barat: Badan Pusat Statistik Kabupaten Lampung Barat.
Chintia, M., Hadi, S., & Bakce, D. (2017). Analisis Faktor-Faktor Dominan yang Mempengaruhi Ekonomi Rumahtangga Petani Padi Sawah di Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hilir. Jurnal Ilmiah Pertanian, 14(1), 12–20.
Fitriani, F., Arifin, B., Zakaria, W. A., & Ismono, R. H. (2018). Kinerja usahatani kopi di hulu DAS Sekampung, Tanggamus, Lampung. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 18(3), 165–174.
Hasanuddin, T., Viantimala, B., & Fitriyani, A. (2019). Kinerja Penyuluh Pertanian Lapangan, Kepuasan Petani, dan Produktivitas Usahatani Jagung di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development, 1(2), 134–141.
Sugiyono, S. (2007). Statistika untuk penelitian. Alfabeta.
Syaifuddin, S., Bhakti, A., & Nurjanah, R. (2017). Dampak Peningkatan Pengeluaran Konsumsi Sektor Rumah Tangga Dan Pengeluaran Sektor Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Propinsi Jambi. Jurnal Sains Sosio Humaniora, 1(1), 66–78.
Tania, R., Widjaya, S., & Suryani, A. (2020). Usahatani, pendapatan dan kesejahteraan petani kopi di Lampung Barat. Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science, 7(2), 149–156.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Journal of Food System and Agribusiness

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Food System and Agribusiness (JoFSA) agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the Journal of Food System and Agribusiness (JoFSA) right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially) with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Journal of Food System and Agribusiness (JoFSA).
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Journal of Food System and Agribusiness (JoFSA). Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



















