Pengaruh Waktu Perendaman dan Konsentrasi Giberelin (GA3) pada Pertumbuhan Benih Cemara Laut (Casuarina equisetifolia L.)

Authors

  • Vici Kurnia Ayuningtyas Program Studi Produksi dan Manajemen Industri Perkebunan Politeknik Negeri Lampung
  • Muhammad Tahir Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan Politeknik Negeri Lampung
  • Made Same Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan Politeknik Negeri Lampung

DOI:

https://doi.org/10.25181/aip.v5i1.649

Abstract

Gibberellin (GA3) is a natural growth hormone and synthesis used to break dormancy and accelerate germination and growth processes. The purpose of this study is to determine the effect of gibberellin concentration (GA3), soaking duration, and the interaction between gibberellin concentration (GA3) and soaking duration on the growth of australian pine tree seed. The research was conducted in State Polytechnic of Lampung from October 2015 to February 2016. This research used Factorial Randomized Block Design (RBD). The first factor is the concentration of gibberellin (GA3) namely A0 (without GA3), A1 (1000 mg.l-1 GA3), A2 (1250 mg.l-1 GA3), and A3 (1500 mg.l-1 GA3). The second factor is the soaking duration of GA3 namely B1 (soaking for 3 hours), B2 (soaking for 6 hours), and B3 (soaking for 9 hours). The result showed that GA3 at concentration 1500 mg.l-1 increased germination, the percentage of germinated seeds, hypocotyl diameter, hypocotyl length, growth homogenity, and vigor of australian pine tree seed. Soaking duration for 9 hours can increase germination, the percentage of germinated seeds, hypocotyl diameter, hypocotyl length, growth homogeneity, and australian pine tree seed vigor. The interaction between GA3 concentration at 1500 mg.l-1 and the soaking duration for 9 hours increased the germination, the percentage of germinated seeds, hypocotyl diameter, hypocotyl length, growth homogeneity, and australian pine tree seed vigor.   Keywords: Casuarina equisetifolia L., gibberelin, seed vigor, soaking durationPermalink: http://jurnal.polinela.ac.id/index.php/AIP/article/view/649

Downloads

Download data is not yet available.

References

Budiyanto, G. (2011). Teknologi konservasi lanskap gumuk pasir Pantai Parangtritis Bantul DIY. Jurnal Lanskap Indonesia, 3(2).

Dahri, M. K., Kooh, M. R. R., & Lim, L. B. (2016). Remediation of rhodamine b dye from aqueous solution using Casuarina equisetifolia cone powder as a low-cost adsorbent. Advances in Physical Chemistry, 2016, 1-7.

Diah, H. E. & Alfandi. (2013). Pengaruh konsentrasi GA3 dan lama perendaman benih terhadap mutu benih kedelai (Glycine max L. Merrill) kultivar burangrang. Agroswagati, 1(1), 31-42.

Edi, M., Okik Hendriyanto, C., & Nur, F. (2009). Konservasi hutan mangrove sebagai ekowisata. Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan, 1, 51-57.

Hamzah & Farni, Y. (2014). IbM Kelurahan Kampung Baruh Kecamatan Tabir dalam perbanyakan bibit dan penanaman pemerkayaan tanaman aren (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr.). Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 29(3), 51-59.

Irfatongga, G. A., Purwanti, S., & Rabaniyah, R. (2013). Periode kritis kedelai hitam (Glycine max (L.) Merill) terhadap gulma, pengaruhnya pada hasil dan kualitas benih selama penyimpanan. Vegetalika, 1(2), 36-46.

Kurniawan, H., & Alfian, R. (2010). Konsep pemilihan vegetasi lansekap pada taman lingkungan di Bunderan Waru Surabaya. Buana Sains, 10(2), 181-188.

Ningsih, S. S. (2008). Inventarisasi Hutan Mangrove Sebagai Bagian dari Upaya Pengelolaan Wilayah Pesisir Kabupaten Deli Serdang. Universitas Sumatera Utara.

Nugraha, B., Banuwa, I. S., & Widagdo, S. (2014). Perencanaan lanskap ekowisata hutan mangrove di Pantai Sari Ringgung Desa Sidodadi Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran. Jurnal Sylva Lestari, 3(2), 53-66.

Pancaningtyas, S., & Santoso, T. I. (2014). Study of seed germination by soaking methode of cacao (Theobroma cacao L.). Pelita Perkebunan (a Coffee and Cocoa Research Journal), 30(3), 190-197.

Pertiwi, N. M., Tahir, M., & Same, M. (2017). Respons pertumbuhan benih kopi robusta terhadap waktu perendaman dan konsentrasi giberelin (GA3). Jurnal Agro Industri Perkebunan, 4(1), 1-11.

Suhendra, D., Nisa, T. C., & Hanafiah, D. S. (2016). Efek konsentrasi hormon giberelin (GA3) dan lama perendaman pada berbagai pembelahan terhadap perkecambahan benih manggis (Garcinia mangostana L). Pertanian Tropik, 3(3), 238-248.

Widodo, A. S. (2015). Analisis pengaruh wind barier dan sumur renteng terhadap produksi dan risiko usahatani konservasi lahan pantai di Kabupaten Bantul. In Rusimah, S. Y., Indardi, Fauzan, M., & Fachruddin, A. Prosiding Seminar Nasional Optimalisasi Potensi Sumberdaya Lokal Menghadapi MEA 2015. (pp. 171-182). Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Published

2017-05-25

How to Cite

Ayuningtyas, V. K., Tahir, M., & Same, M. (2017). Pengaruh Waktu Perendaman dan Konsentrasi Giberelin (GA3) pada Pertumbuhan Benih Cemara Laut (Casuarina equisetifolia L.). Jurnal Agro Industri Perkebunan, 5(1), 29-38. https://doi.org/10.25181/aip.v5i1.649

Issue

Section

Article