Pengaruh Klon Kopi dan Dosis Urea pada Pertumbuhan Tanaman Kopi Robusta (Coffea canephora L.) di Kebun Entres

Authors

  • M. Bagas Nur Iqbal Politeknik Negeri Lampung
  • Made Same Politeknik Negeri Lampung
  • Joko S. S. Hartono Politeknik Negeri Lampung

DOI:

https://doi.org/10.25181/jaip.v11i1.2578

Keywords:

nitrogen fertilizer, robusta coffee, vegetative propagation

Abstract

Coffee is one of the productive agro-industries in Indonesia, so care needs to be taken to use varieties and doses of fertilizers based on plant needs and environmental conditions. This study aimed to determine the clone, dose of urea, and the interaction between the clone and the dose for Robusta coffee plants in the mother planting stock farm. This study used a split-plot design with coffee clones as the main plot and doses of urea fertilizer as subplots. The study showed no significant difference between clones in the growth of robusta coffee plants, where clone BP 534 was the best clone for plant growth. In addition, based on the study's results, the best interaction was obtained where the best interaction for increasing the number of leaves was between clone BP 936 and a dose of 15 g.plant-1. The interaction between clones and the best dose for increasing the height and number of branches was between clone BP 936 and dose 20 g.plant-1, and the interaction between clones and the best dose for plant stem diameter was between clone BP 358 and a dose of 20 g.plant-1.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Barchia, M.F. (2009). Agroekosistem Tanah Mineral Asam. Gadjah Mada University Press.

BPS Provinsi Lampung. (2021). Luas Areal Tanaman Kopi Robusta Perkebunan Rakyat menurut Kabupaten atau Kota di Provinsi Lampung. BPS Provinsi Lampung. Lampung. http//lampung.bps.go.id/ diakses pada 30 Januari 2021.

Direktorat Jenderal Perkebunan. (2019). Statistik Perkebunan Kopi Indonesia 2018. Direktorat Jendral Perkebunan.

Fahmi, A., Utami, S. N. H., & Radjagukguk, B. (2010). Pengaruh interaksi hara nitrogen dan fosfor terhadap pertumbuhan tanaman jagung (Zae mays L.) pada tanah regosol dan latosol. Jurnal Berita Biologi, 10(3), 297-304.

Jatra, A. T., Banu, L. S., & Sholihah, S. M. (2021). Pengaruh dosis kompos kulit bawang merah terhadap pertumbuhan sawi samhong (Brassica rapa). Jurnal Ilmiah Respati, 12(2), 122-132. https://doi.org/10.52643/jir.v12i2.1873

Jatsiyah, V., Rosmalinda, R., Sopiana, S., & Nurhayati, N. (2020). Respon pertumbuhan bibit kopi robusta terhadap pemberian pupuk organik cair limbah industri tahu. Agrovital: Jurnal Ilmu Pertanian, 5(2), 68-73.

Kushartono, E. W. (2009). Beberapa aspek bio fisik kimia tanah di daerah mangrove Desa Pasar Banggi Kabupaten Rembang. Ilmu Kelautan: Indonesian Journal of Marine Sciences, 14(2): 76-83.

Kusuma, W. (2014). Kandungan Nitrogen (N), Fosfor (P) dan Kalium (K) Limbah Baglog Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) dan Jamur Kuping (Auricularia auricular) Guna Pemanfaatannya Sebagai Pupuk. (Unpublished undergraduate thesis). Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin.

Lingga, P. & Marsono. (2005). Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya.

Lingga, P. & Marsono. (2007). Petunjuk Penggunaan Pupuk. Edisi Revisi. Penebar Swadaya.

Manik, T. (2017). Pengaruh Pemberian Beberapa Dosis Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica L.). (Unpublished undergraduate thesis). Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Padang.

Manurung, F.S., Nurcahyati, Y., & Setiari, N. (2020). Pengaruh pupuk daun gandasil d terhadap pertumbuhan, kandungan klorofil dan karotenoid tanaman bayam merah (Alternanthera amoena Voss). Jurnal Biologi Tropica, 1(1), 24-32.

Musnawar. (2003). Penggunaan Limbah Kelapa Sawit Sebagai Pupuk Organik. Buletin PPKS.

Nurrudin, A., Haryono, G., & Susilowati, Y.E. (2020). Pengaruh dosis pupuk n dan pupuk kandang ayam terhadap hasil tanaman kubis (Brassica oleracea L.) Var Grand 11. Vigor: Jurnal Ilmu Pertanian Tropica dan Subtropica, 5(1), 1-6.

Pamungkas, M. A. (2017). Pengaruh pemupukan nitrogen terhadap tinggi dan percabangan tanaman teh (Camelia sinensis L.) untuk Pembentukan Bidang Petik. Buletin Agrohorti, 5(2), 234-241.

Prastowo, B., Karmawati, E., Indrawanto, C., & Munarso, S. J. (2010). Budidaya dan Pasca Panen Kopi. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan.

Sauwibi, D.A. (2016). Pengaruh Pupuk Nitrogen terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tembakau (Nicotiana tabacum L.) Varietas Perancak pada Kepadatan Populasi 45.000/Ha di Kabupaten Pemakasan Jawa Timur. (Doctoral dissertation). Institut Teknologi Sepuluh September.

Syakir, M., & Surmaini, E. (2017). Perubahan iklim dalam konteks sistem produksi dan pengembangan kopi di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian, 36(2), 77-90. https:// 10.21082/jp3.v36n2.2017.p77-90

Syofiani, R., & Oktabriana, G. (2018). Aplikasi pupuk guano dalam meningkatkan unsur hara N, P, K dan pertumbuhan tanaman kedelai pada media tanam tailing tambang emas. Prosiding Semnastan, I98-103.

Wijiyanti, P., Hastuti, E. D., & Haryanti, S. (2019). Pengaruh masa inkubasi pupuk dari cucian beras terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.) Buletin Anatomi dan Fisiologi. 4(1): 21-28.

Published

2023-03-12

How to Cite

Iqbal, M. B. N., Same, M., & Hartono, J. S. S. (2023). Pengaruh Klon Kopi dan Dosis Urea pada Pertumbuhan Tanaman Kopi Robusta (Coffea canephora L.) di Kebun Entres. Jurnal Agro Industri Perkebunan, 11(1), 15-26. https://doi.org/10.25181/jaip.v11i1.2578

Issue

Section

Article

Most read articles by the same author(s)