MATURASI INDUK UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) DI BIBIT UNGGUL KALIANDA LAMPUNG SELATAN

Penulis

  • Rahmadi aziz Politeknik Negeri Lampung
  • Sepin Deyal Politeknik Negeri Lampung
  • Juli Nursandi Politeknik Negeri Lampung
  • Eulis Marlina Politeknik Negeri Lampung

Kata Kunci:

Maturasi, Udang Vannamei, Nauplius

Abstrak

Ketersediaan induk pada budidaya udang vannamei khususnya dalam kegiatan pembenihan umumnya menjadi persyaratan utama. Kurangnya ketersediaan induk yang berkualitas baik menjadi kendala dalam kegiatan pembenihan udang. Salah satu di antaranya yaitu terjadinya penurunan daya tetas telur yang dapat mempengaruhi jumlah serta kualitas Nauplius yang diproduksi. Maturasi merupakan tahap awal proses calon induk udang vannamei menjadi matang gonad selain itu  tujuan maturasi adalah untuk memaksimalkan pertumbuhan menjadi induk udang dewasa sehingga calon induk udang vannamei siap untuk dilakukan pemijahan. Pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, serta partisipasi langsung ke lapangan dalam kegiatan maturasi induk. Fekunditas rata-rata yang dihasilkan setiap induk selama penelitian adalah berkisar antara 150-250 ribu telur. Sedangkan Hatching Rate adalah 78.60-79.91%, dibulan Desember 68.37-72.71%. Fertilization Rate (FR) 60-75, Kelangsungan  hidup udang vannamei di  bulan November 91.5%. bulan Desember 89.5%. Hasil pengukuran kualitas air, Suhu pada bak pemeliharaan maturasi induk di PT Bibit Unggul Kalianda berkisar 28-30 oC dan salinitas  berkisar 30 ppt.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2024-11-29

Cara Mengutip

aziz, R., Deyal, S. ., Nursandi, J. ., & Marlina, E. . (2024). MATURASI INDUK UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) DI BIBIT UNGGUL KALIANDA LAMPUNG SELATAN. Jurnal Perikanan Terapan, 5(1), 12–20. Diambil dari https://jurnal.polinela.ac.id/index.php/PERANAN/article/view/4046