MASKULINISASI IKAN NILA MERAH (Oreochromis sp.) MENGGUNAKAN PROPOLIS DENGAN METODE PERENDAMAN LARVA DAN PAKAN
Kata Kunci:
Nila Merah, Sex Reversal, PropolisAbstrak
Ikan nila merah (Oreochromis sp.) merupakan hasil persilangan antara ikan nila O. mozambicus dengan ikan nila O. niloticus. Ikan nila memiliki keunggulan dalam hal pertumbuhan yang relatif cepat, pemeliharaan yang relatif mudah, serta memiliki toleransi yang cukup tinggi terhadap kondisi lingkungan. Laju pertumbuhan ikan jantan lebih tinggi dibandingkan dengan ikan betina. Stimulan hormonal untuk orientasi seksual ikan jantan dapat berasal dari bahan alami yaitu propolis. Propolis memiliki keunggulan antara lain aman untuk dikonsumsi, relatif murah, dan ramah lingkungan. Perlakuan propolis melalui perendaman dan pakan buatan pada benih ikan nila merah (Oreochromis sp.) dengan dosis 0,1 ml/L dan 2,7 ml/kg pakan menghasilkan persentase kelamin jantan sebesar 85%, SR 100%, FCR perlakuan A (1,43) dan perlakuan B (1,34).
Unduhan
Referensi
Alfira, Evi. 2015. Pengaruh Lama Perendaman Pada Hormon Tiroksin Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar. Skripsi.
Arifin, M. Y. 2016. Pertumbuhan dan survival rate ikan nila (Oreochromis. sp) strain merah dan strain hitam yang dipelihara pada media bersalinitas. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 16(1), 159-166.
Awaludin, A., Maulianawati, D., & Adriansyah, M. 2019. Potensi Ekstrak Etanol Seledri (Apium graveolens) untuk Maskulinisasi Ikan Cupang (Betta sp). Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 3(2), 101-114.
Aziz, R., & Barades, E. 2021. Adaptation of tilapia juvenile (Oreochromis niloticus) on different salinity increases. Jurnal Perikanan Unram, 11(2), 251-258.
Chilmawati, D., Suminto, S., & Yuniarti, T. 2016. Peningkatan Produksi Biomassa Sidat (Anguilla bicolor) Melalui Pemanfaatan Fermentasi Pakan Dan Tepung Cacing Tanah (Lumbricus sp) (Production Increase Of Anguila Biomass By Using Food Fermentation And Earthworms Flour). Saintek Perikanan: Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, 12(2), 86-92.
Kambu, F., Trisyani, N., & Yuniar, I. 2019. Pengaruh Suhu dan Konsentrasi Propolis Yang Berbeda Terhadap Rasio Jantan Dan Betina Serta Kelangsungan Hidup Ikan Nila Merah (Oreochromis sp.). Fisheries: Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan, 1(2), 73-79.
Mulyasih, D., & Sarida, M. 2012. Penggunaan Suhu Dan Dosis Propolis Yang Berbeda Terhadap Nisbah Kelamin Ikan Guppy (Poecilia Reticulata). e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan, 1(1), 25-30.
Rohmaniah, H. 2019. Maskulinisasi ikan nila (oreochromis niloticus) menggunakan ekstrak cabe jawa (piper retrofractum) melalui perendaman larva (Doctoral dissertation, Universitas Bangka Belitung).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Perikanan Terapan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal Perikanan Terapan agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the Jurnal Agro Industri Perkebunan right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially) with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Jurnal Agro Industri Perkebunan.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Jurnal Agro Industri Perkebunan. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
