Analisis Pola Konsumsi dan Permintaan Ubi Jalar pada Rumah Tangga di Provinsi Lampung
DOI:
https://doi.org/10.25181/jofsa.v10i1.4452Keywords:
Permintaan, Pola Pangan Harapan, Rumah Tangga, Ubi JalarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pola konsumsi ubi jalar antara wilayah perdesaan dan perkotaan, kontribusi energi ubi jalar terhadap standar konsumsi energi umbi-umbian menurut Pola Pangan Harapan (PPH), dan faktor-faktor yang memengaruhi permintaan ubi jalar pada rumah tangga konsumen ubi jalar di Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari Susenas bulan Maret 2023, dengan sampel sebanyak 1.750 rumah tangga konsumen ubi jalar dari total 10.433 sampel rumah tangga Susenas di Provinsi Lampung dan terdiri dari 1.333 rumah tangga di wilayah perdesaan dan 417 rumah tangga di wilayah perkotaan. Analisis pola konsumsi dan kontribusi energi dilakukan secara deskriptif kuantitatif, untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi permintaan, digunakan pendekatan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi ubi jalar rumah tangga sebesar 1,23 kg/minggu, dengan lebih tinggi di wilayah perdesaan (1,28 kg/minggu) dibandingkan perkotaan (1,07 kg/minggu). Mayoritas rumah tangga, jumlah konsumsinya berada pada kategori rendah (0,1–3,3 kg/minggu), dan umumnya diperoleh dari pembelian. Kontribusi energi ubi jalar terhadap standar konsumsi energi umbi-umbian menurut PPH pada rumah tangga adalah 48,31 persen. Variasi permintaan ubi jalar dipengaruhi oleh harga ubi jalar, harga ubi kayu, pendapatan rumah tangga, jumlah anggota keluarga, pendidikan ibu rumah tangga, usia kepala rumah tangga, dan tipe wilayah dengan permintaan ubi jalar di wilayah perkotaan lebih rendah dibandingkan wilayah perdesaan.
Downloads
References
Badan Pangan Nasional. (2024). Direktori Perkembangan Konsumsi Pangan Nasional dan Provinsi Tahun 2019 - 2023. Jakarta: Badan Pangan Nasional.
Badan Pusat Statistik. (2025). Profil Kemiskinan di Indonesia Maret 2024. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Universitas Diponegoro.
Handayani, M., Sayekti, W. D., & Ismono, R. H. (2019). Pola Konsumsi Pangan Rumah Tangga Pada Desa Pelaksana Dan Bukan Pelaksana Program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2Kp) Di Kabupaten Pringsewu. JIIA, 7(1), 28–35. https://doi.org/10.23960/jiia.v7i1.28-35
Hardinsyah, & Martianto, D. (1989). Menaksir Kecukupan Energi dan Protein serta Penilaian Mutu Gizi Konsumsi Pangan. Bogor: Wirasari.
Karimah, N. I., Sukandar, D., & Heryatno, Y. (2023). Konsumsi Umbi-umbian di Indonesia. Jurnal Gizi Dan Dietetik, 2(1), 45–52. https://doi.org/10.25182/jigd.2023.2.1.45-52
Kifli, F. W., Mulyo, J. H., Darwanto, D. H., & Hartono, S. (2017). Pengaruh Modal Sosial Terhadap Permintaan Pangan Rumahtangga Tani di Provinsi Riau. Jurnal Manajemen & Agribisnis, 14(3), 273–283. https://doi.org/10.17358/jma.14.3.273
Krisnawan, A. H., Setiawan, V., Indrarini, I., & Izharuddin, M. (2022). Diversifikasi Produk Pangan Fungsional Berbahan Jahe : Pengolahan dan Pemasaran Produk. Surabaya: Universitas Surabaya.
Maharani, S. P. A., Khoiriyah, N., & Syathori, D. (2019). Preferensi Konsumsi Pangan Sumber Karbohidrat di Rumah Tangga Kalimantan Selatan. SEAGRI, 7(1), 1–8.
Malik, R., & Fazila, N. (2024). Karakteristik Pola Konsumsi Masyarakat Perdesaan dan Perkotaan: Studi Kasus di Desa Tanjung Gusta dan Kecamatan Medan Sunggal Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Pelita Kota, 5(2), 581–591.
Miranti, A., Syaukat, Y., & Harianto. (2016). Pola Konsumsi Pangan Rumah Tangga di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Agro Ekonomi, 34(1), 67–80. https://doi.org/10.21082/jae.v34n1.2016.67-80
Munidestari, F., Bakce, D., & Novian. (2022). Analisis Pola Konsumsi Pangan Padi-padian dan Umbi-umbian Rumah Tangga di Provinsi Riau. Jurnal Agribisnis, 24(1), 47–56. https://doi.org/10.31849/agr.v24i1.6352
Rahardja, P., & Manurung, M. (2019). Pengantar Ilmu Ekonomi. Jakarta: Salemba Empat.
Rifaldy, A., Khoiriyah, N., & Arifin, Z. (2024). Pola Konsumsi Pangan Kentang Karbohidrat dan Pangan Protein di Jawa Barat. Seagri, 12(3), 1–9.
Rizqi, A. H., Darsono, & Agustono. (2024). Analisis Tren Impor Gandum dan Faktor yang Memengaruhi Impor Gandum di Indonesia. AGRISTA, 12(3), 14–24.
Rosidah. (2014). Potensi Ubi Jalar Sebagai Bahan Baku Industri Pangan. Teknobuga, 1(1), 44–52.
Rumawas, V. V, Nayoan, H., & Kumayas, N. (2021). Peran Pemerintah Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan di Kabupaten Minahasa Selatan (Studi Dinas Ketahanan Pangan Minahasa Selatan). Jurnal Governance, 1(1), 1–12.
Sayekti, W. D., Lestari, D. A. H., & Ismono, R. H. (2021). Kontribusi Beras Siger Dalam Pola Konsumsi Pangan Rumah Tangga Konsumen Beras Siger Di Provinsi Lampung. Journal of Food System and Agribusiness (JoFSA), 5(1), 1–10. https://doi.org/10.25181/jofsa.v5i1.1697
Sugiyanto, Nurhadi, I., & Pintakami, L. B. (2022). Pemberdayaan dan Penanganan Pola Konsumsi Pangan Masyarakat di Wilayah Kota Batu. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA). 6(1), 199–208.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. (2012). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Retrieved from https://bphn.go.id/data/documents/12uu018.pdf
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Food System and Agribusiness

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Food System and Agribusiness (JoFSA) agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the Journal of Food System and Agribusiness (JoFSA) right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially) with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Journal of Food System and Agribusiness (JoFSA).
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Journal of Food System and Agribusiness (JoFSA). Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



















