Morfo-fisiologi Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) pada Aplikasi Beberapa Jenis Pupuk Nitrogen
DOI:
https://doi.org/10.25181/jaip.v13i3.4165Keywords:
dosage, fertilizer, plant, responseAbstract
The nursery is the initial phase that determines success in the subsequent phases. The constraints in the nursery phase are less than optimal growth because nutrients in the soil are less available, one of which is nitrogen. As a result, physiological activity to support growth is also less than optimal. This study aims to determine the effect of different nitrogen fertilizers on the physiological response of cocoa (Theobroma cacao L.) seedlings and to identify the optimal nitrogen fertilizer dosage for achieving the best physiological response in these seedlings. The research employed a Randomized Block Design (RBD) with 10 treatment levels of nitrogen fertilizers, differing in dosage and type: control (N0), urea 1.50 g.polybag-1(N1), urea 3 g.polybag-1 (N2), urea 4.50 g.polybag-1 (N3), ZA 3.29 g.polybag-1 (N4), ZA 6.57 g.polybag-1 (N5), ZA 9.86 g.polybag-1 (N6), calcium nitrate 4.60 g.polybag-1 (N7), calcium nitrate 9.20 g.polybag-1 (N8), and calcium nitrate 13.80 g.polybag-1 (N9). Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) with further testing using Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level. The results indicated that the type of fertilizer did not significantly affect leaf color, chlorophyll content, leaf-to-root ratio, or the timing of flush emergence. However, nitrogen fertilizer application significantly influenced the stomatal density in cocoa seedlings, with the ZA 9.86 g.polybag-1 dosage resulting in a stomatal density of 422.93 mm-2.
Downloads
References
Ajiningrum, P. S. (2018). Kadar total pigmen klorofil tanaman Avicennia marina pada tingkat perkembangan daun yang berbeda. Stigma, 11(2), 52–59. https://doi.org//10.36456/stigma.vol11.no02.a1734
Ardiansyah, A., Mardhiansyah, M., & Darlis, V. V. (2024). Pengaruh pemberian kompos batang pisang terhadap pertumbuhan semai pulai (Alstonia scholaris). ULIN: Jurnal Hutan Tropis, 8(2), 1. https://doi.org/10.32522/ujht.v8i2.11903
Armita, D., Wahdaniyah, Hafsan, & Amanah, H. Al. (2022). Diagnosis visual masalah unsur hara esensial pada berbagai jenis tanaman. Teknosains: Media Informasi Sains Dan Teknologi, 16(1), 139–150. https://doi.org//10.24252/teknosains.v16i1.28639
Astiani, M., Sukmawati, Rahim, I., Yamin, M., & Suherman. (2024). Karakteristik dan analisis korelasi karakter fisiologis tanaman jagung hibrida (Zea mays L.) pada tanah bertekstur liat diperkaya pupuk slow release berbasis biochar. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 12(2), 154–163. https://doi.org//10.30605/perbal.v12i2.3455
Darlis, V. V., Siahaan, H., Mardhiansyah, M., & Pebriandi. (2024). Pengaruh pupuk organik cair bonggol pisang terhadap pertumbuhan tanaman tembesu (Fagraea fragrans). Jurnal Education and Development, 12(1), 333. https://doi.org/10.37081/ed.v12i1.5750
Depari, B. P., Sitepu, F. E. T., & Ginting, J. (2018). Respon pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) terhadap pemberian kompos kulit buah kakao dan pupuk majemuk NPK. Jurnal Agroekoteknologi, 6(2), 244–252. https://doi.org//10.32734/ja.v6i2.2601
Desiana, C., Banuwa, I. S., Evizal, R., & Yusnaini, S. (2013). Pengaruh pupuk organik cair urin sapi dan limbah tahu terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.). J. Agrotek Tropika, 1(1), 113–119. https://doi.org/10.23960/jat.v1i1.1927
Erwinda, A., Suharto, E., & Anwar, G. (2022). Korelasi antara kadar timbal dengan kadar klorofil dan jumlah stomata pada daun mahoni (Swietenia macrophlla King) di jalur hijau Kota Bengkulu. Journal of Global Forest and Environmental Science, 2(1), 89–97.
Fahrindra, F. R., Suryanti, S., & Purwanti, S. (2024). Sifat daun, pertumbuhan dan hasil tanaman jagung hibrida pada berbagai dosis pupuk N. BIOFARM Jurnal Ilmiah Pertanian, 20(1), 65–71.
Gunawan, A., Mardhiansyah, M., & Arlita, T. (2016). Uji beberapa media tanam terhadap pertumbuhan stek trubusan dari tunggul sisa penebangan Eucalyptus pellita. Jom Faperta UR, 3(2).
Hendriyani, I. S., & Setiari, N. (2009). Kandungan klorofil dan pertumbuhan kacang panjang (Vigna sinensis) pada tingkat penyediaan air yang berbeda. Jurnal Sains & Mat, 17(3), 145–150.
Indrayani, S., & Perdani, A. Y. (2018). Metode koleksi dan pengamatan stomata tanaman garut menggunakan pewarna kuku. PROS SEM NAS MASY BIODIV INDON, 4(2), 158–162. https://doi.org/10.13057/psnmbi/m040210
Izzatin, N. R., Durroh, B., & Masahid. (2023). Analisis daya saing ekspor kakao Indonesia di pasar internasional. Agro Bali: Agricultural Journal, 6(2), 337–349. https://doi.org/10.37637/ab.v6i2.1266
Kristanto, A. S., Anggoro, R., Yama, D. I., Fakhrudin, J., & Ali, M. (2022). Respons morfofisiologi tanaman kelapa sawit pre nursery pada pemberian kompos kotoran walet dan bakteri Synechococcus Sp. Jur. Agroekotek, 14(2), 182–195. https://doi.org/10.33512/jur.agroekotetek.v14i2.17197
Mutaqin, Z., Pratiwi, S., Yunita, T. R., Yama, D. I., & Solihin, E. (2025). Efektivitas beberapa jenis pupuk nitrogen pada pembibitan tanaman kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 25(2), 1151–1158. https://doi.org/10.33087/jiubj.v25i2.6108
Nadiyah, S. F., Munasik, & Hidayat, N. (2023). Pengaruh level nitrogen dari tiga jenis pupuk anorganik terhadap jumlah dan lebar stomata daun rumput benggala. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Dan Agribisnis Peternakan X, 589–597.
Nasarudin, & Parawansa, I. N. R. (2010). Pertumbuhan dan evaluasi kandungan nitrogen melalui indikasi warna daun pada tanaman kakao (Theobroma Cacao L.) belum menghasilkan. Jurnal Agrisistem, 6(2), 65–75.
Novita, R. Y., Sampoerno, & Khoiri, M. A. (2014). Efek pemberian pupuk kascing dan urea terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.). Jom Faperta, 1(2), 1–10.
Nurahmi, E., Yunus, Y., & Yennita. (2013). Pengaruh umur kecambah dan dosis pupuk urea terhadap pertumbuhan bibit kakao. J. Floratek, 8, 10–17. https://doi.org/10.17969/floratek.v8i1.856
Pamungkas, M. A., & Supijatno. (2017). Pengaruh pemupukan nitrogen terhadap tinggi dan percabangan tanaman teh (Camelia sinensis (L.) O. Kuntze) untuk pembentukan bidang petik. Bul. Agronomi, 5(2), 234–241. https://doi.org/10.29244/agrob.v5i2.16804
Pancaningtyas, S. (2019). Jam biologis bagi tanaman kakao. Warta, 31(3), 7–11.
Putri, F. M., Suedy, S. W. A., & Darmanti, S. (2016). Pengaruh pupuk nanosilika terhadap jumlah stomata, kandungan klorofil dan pertumbuhan padi hitam (Oryza sativa L. cv. japonica). Buletin Anatomi dan Fisiologi, 2(1), 72–79. https://doi.org/10.14710/jekk.v%25vi%25i.1096
Rachmawati, D., Maryani, & Setyaningsih, T. (2010). Pengaruh pupuk nitrogen dan ethephon terhadap pertumbuhan, pembungaan dan hasil padi lokal (Oryza sativa L. cv. Rojolele). Biota, 15(3), 448–458. https://doi.org/10.24002/biota.v15i3.2603
Ramadhani, R. F., Hartawan, R., Hayata, & Marwan, E. (2024). Pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) Pada Berbagai Kombinasi Pupuk Anorganik NPK dan Pupuk Hayati Bioneensis di Polibag. Jurnal Media Pertanian, 9(1), 19. https://doi.org/10.33087/jagro.v9i1.227
Sagita, L., Liman, L., Fathul, F., & Muhtarudin, M. (2022). Pengaruh Pemberian Jenis dan Dosis Pupuk Nitrogen (urea dan calcium ammonium nitrate) terhadap produktivitas rumput gama umami. Jurnal Riset Dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals), 6(4), 374–384. https://doi.org/10.23960/jrip.2022.6.4.374-384
Saida, S., Haris, A., & Rahim, S. W. (2023). Aplikasi pupuk ZA dan pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang daun (Allium fistulosum L.). Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 23(3), 358–365. https://doi.org/10.25181/jppt.v23i3.2824
Santana, F. P., Ghulamahdi, M., & Lubis, I. (2020). Respons pertumbuhan, fisiologi, dan produksi kedelai terhadap pemberian pupuk nitrogen dengan dosis dan waktu yang berbeda. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26(1), 24–31. https://doi.org/10.18343/jipi.26.1.24
Saroh, C. N. M., Wulanjari, D., Arum, A. P., & Setiyono, S. (2024). Komparasi teknik pemupukan dan dosis pupuk urea terhadap pertumbuhan bibit kopi robusta. Proceedings Series on Physical & Formal Sciences, 7, 25–29. https://doi.org/10.30595/pspfs.v7i.1195
Setyanti, Y. H., Anwar, S., & Slamet, W. (2013). Karakteristik fotosintetik dan serapan fosfor hijauan alfalfa (Medicago sativa) pada tinggi pemotongan dan pemupukan nitrogen yang berbeda. Animal Agriculture Journal, 2(1), 86–96.
Singh, A. K., Manibhushan, Meena, M. K., & Upadhyaya, A. (2012). Effect of sulphur and zinc on rice performance and nutrient dynamics in plants and soil of indo gangetic plains. Journal of Agricultural Science, 4(11), 162–170. https://doi.org/10.5539/jas.v4n11p162
Soepriyanto, S., Sulistyawati, & Purnamasari, R. T. (2021). Pengaruh pemberian berbagai jenis pupuk nitrogen terhadap jumlah klorofil daun kacang tanah. Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan, 5(1), 23–31.
Syarifah, R. N. K., Ulinuha, Z., & Purwanto, P. (2022). Pengaruh pemupukan N terhadap serapan dan efisiensi penggunaan N, serta hasil padi hibrida. Jurnal AGRO, 8(2), 262–273. https://doi.org/10.15575/15084
Syukri, Juanda, B. R., & Supriyadi. (2019). Pengaruh defoliasi dan lama penyimpanan entres terhadap keberhasilan sambung pucuk bibit kakao (Theobroma cacao L). Agrosamudra, 6(1), 61–73. https://doi.org/10.33059/jupas.v6i1.1508
Tobing, E. M. L., Rosniawaty, S., & Soleh, M. A. (2019). Pengaruh dosis dan cara pemberian pupuk anorganik terhadap pertumbuhan kakao (Theobroma cacao L.) belum menghasilkan klon Sulawesi 1. Jurnal Agrikultura, 2019(2), 46–52. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v30i2.22920
Triastuti, F., Wardati, & Yulia, A. E. (2016). Pengaruh pupuk kascing dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan bibit tanaman kakao (Theobroma cacao L.). Jom Faperta, 3(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Danie Indra Yama, Tika Rahma Yunita, Zaenal Mutaqin, Alfiah Alfiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal Agro Industri Perkebunan agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the Jurnal Agro Industri Perkebunan right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially) with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Jurnal Agro Industri Perkebunan.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Jurnal Agro Industri Perkebunan. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
























