Pengaruh Pemberian Kompos Kiambang dan Pupuk Majemuk pada Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.)

Authors

  • Iyan Indrawan Mahasiswa Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan Politeknik Negeri Lampung
  • Any Kusumastuti Staf Pengajar Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan Politeknik Negeri Lampung
  • Bambang Utoyo Staf Pengajar Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan Politeknik Negeri Lampung

DOI:

https://doi.org/10.25181/aip.v3i1.18

Abstract

The objective of this research is to measure the effect of giant salvinia compost and compound fertilizers on growth of cocoa seedlings. This research has been conducted in State Polytechnic of Lampung experimental garden, Rajabasa, Bandar Lampung on December 2014 until May 2015. The method used was a randomized block design (RBD). The factorial pattern consisting of two factors. The first factor was the rate of giant salvinia compost consists of four levels, namely: K0 = 0 g.polybag-1, K1 = 200 g.polybag-1, K2 = 300 g.polybag-1, and K3 = 400 g.polybag-1. The second factor was the rate of compound fertilizer consists of two levels, namely: M0 = 0 g.polybag-1, M1 = 5 g.polybag-1, M2 = 10 g.polybag-1. Data were analyzed by analysis of variance further significantly different if followed by LSD test at the 5% level of accuracy. Observations included plant height, number of leaves, stem diameter, root length, dry weight, and ratio of root-shoot dry weight. The results showed that giant salvinia affected on plant height, number of leaves, stem diameter, root length, and the ratio of root-shoot dry weight. Compound fertilizer also affected on plant height and number of leaves, stem diameter, root length, and and ratio of root-shoot dry weight. There was an interaction between rate of giant salvinia compost and compound fertilizer on length root.Keywords: compound fertilizer, giant salvinia compost, Theobroma cacao L.Permalink: http://jurnal.polinela.ac.id/index.php/AIP/article/view/18

Downloads

Download data is not yet available.

References

Butar Butar, S., B. Siagian, dan Irsal. 2013. Pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) pada media subsoil Ultisol dengan pemberian pupuk NPKMg dan pupuk kandang ayam. Agroekoteknologi 2(1): 213-224.

Bruckhman, H. D. dan N.O. Brady. 1982. Ilmu Tanah (Terjemah Sugiman). Bharta Karya Aksara. Jakarta.

Damanik, M. M. B., B. E. Hasibuan, Fauzi, Sarifuddin, dan H. Hanum. 2011. Kesuburan Tanah dan Pemupukan. USU Press. Medan.

Direktorat Jendral Perkebunan. 2012. Kebijakan pengembangan komoditas perkebunan. Hasil Rapat Kerja Akselerasi Industri Dalam Rangka Mendukung Percepatan dan Pembangunan Ekonomi. Hotel Grand Said. http://Ditjenperkebunan.go.id. [Diakses 12 Desember 2014].

Hartono, J. S. S., M. Same., dan Y. Parapasan. 2014. Peningkatan mutu kompos kiambang melalui aplikasi teknologi hayati dan kotoran ternak sapi. Jurnal Pertanian Terapan 14(3): 196-202.

Jannah, N. dan F. A. Marhannudin. 2012. Pengaruh macam dan dosis pupuk NPK majemuk terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.). Media Sains 4: 48-54.

Kusumastuti, A. 2013. Aktivitas mikroba tanah, pertumbuhan dan rendemen nilam (Pogostemon cablin Benth.) pada berbagai aras bahan organik serta lengas tanah di Ultisols. Jurnal Pertanian Terapan 13(2): 78-84.

Munawar, A. 2011. Kesuburan Tanah dan Nutrisi Tanaman. IPB Press. Bogor.

Noor, A. 2003. Pengaruh fosfat alam dan kombinasi bakteri pelarut fosfat dengan pupuk kandang terhadap P tersedia dan pertumbuhan kedelai pada Ultisol. Buletin Agronomi 31(3): 100-106.

Riniarti, D., A. Kusumastuti., dan M. Tahir. 2013. Pengaruh jenis limbah agro industri terhadap keragaan bibit sawit main-nursery pada Ultisol. Jurnal Pertanian Terapan 13(2): 123-130.

Same, M. 2011. Serapan phospat dan pertumbuhan bibit kelapa sawit pada tanah Ultisol akibat Cendawan Mikoriza Arbuskula. Jurnal Pertanian Terapan 11(2): 69-76.

Sinambariba, A., B. Siagian., dan S. Silitonga. 2013. Respons pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) terhadap pemberian kompos blotong dan pupuk NPKMg pada media subsoil Ultisol. Jurnal Online Agroekologi 1(3): 689-701.

Sintia, M. 2012. Pengaruh beberapa dosis kompos jerami padi dan pupuk nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.). Jurnal Tanaman Pangan: 1-7.

Supriyadi. 2014. Pengaruh Penggunaan Sludge Pome dan Batuan Fosfat Alam Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L). Skripsi Diploma 4. Politeknik Negeri Lampung. Bandar Lampung.

Noverita, S. V. 2005. Pengaruh pemberian nitrogen dan kompos terhadap komponen pertumbuhan tanaman lidah buaya (Aloe vera). Jurnal Penelitian Bidang Pertanian 3(3): 57-67.

Wijaya, R. 2013. Kombinasi Inokulan Mikoriza Dan Kompos Kiambang Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Bibit Tebu. Skripsi Diploma 4. Politeknik Negeri Lampung. Bandar Lampung.

Published

2015-05-17

How to Cite

Indrawan, I., Kusumastuti, A., & Utoyo, B. (2015). Pengaruh Pemberian Kompos Kiambang dan Pupuk Majemuk pada Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Agro Industri Perkebunan, 3(1), 47-58. https://doi.org/10.25181/aip.v3i1.18

Issue

Section

Article

Most read articles by the same author(s)