Uji Respon Dosis Pupuk Kalium terhadap Tiga Galur Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) di Lahan Politeknik Negeri Lampung

Penulis

  • Diah Tri Ambarwati Politeknik Negeri Lampung
  • Eka Erlinda Syuriani
  • Onny Chrisna Pandu Pradana

DOI:

https://doi.org/10.25181/jplantasimbiosa.v2i1.1608

Abstrak

Politeknik Negeri Lampung telah merakit beberapa galur tomat yang bertujuan untuk mendapatkan galur harapan, beberapa galur tersebut diantaranya adalah hasil persilangan tomat Lokal Lampung dengan Varietas Amigo (Lokal x Amigo) dan persilangan tomat Lokal Lampung dengan Gondol (Lokal x Gondol) telah dikarakterisasi dengan keunggulan kemampuan adaptasi dilapangan mencapai 98% dan memiliki potensi hasil 10—14 ton per hektar. Pemupukan diberikan untuk mencukupi kebutuhan hara tanaman yang tidak dapat disediakan oleh tanah. Kalium memegang peran relatif banyak dan penting pada pertumbuhan dan perkembangan tanaman tomat dan tanaman lainnya seperti proses pembukaan dan menutupnya stomata yang dipengaruhi oleh kandungan CO2 dan proses fotosintesis. Secara signifikan berbagai status K tanah berdasarkan ketersediaan K tanah galur dan dosis pupuk K terhadap pertumbuhan tanaman tomat. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2017 – Januari 2018 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor. Faktor pertama yaitu galur tomat, faktor kedua yaitu dosis pupuk K yang terdiri dari 4 taraf dosis yaitu 0 kg/ha, 150 kg/ha, 200 kg/ha dan 250 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan galur dan dosis memberikan pengaruh terhadap diameter buah tertinggi dan bobot per buah tertinggi.Kata kunci: tomat, galur, dosis pupuk K

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Amisnaipa, A. D. Susila, R. Situmorang dan D.W. Purnomo. 2009. Penentuan Kebutuhan Pupuk Kalium untuk Budidaya Tomat Menggunakan Irigasi Tetes dan Mulsa Polyethilene. Jurnal Agronomi Indonesia 37(2) : 115-122.

Gardner, F.P., R.B. Pearce dan R.L. Mithcel. 2008. Fisiologi Tanaman Budidaya. (Terjemahan Hermawati Susilo). Universitas Indonesia Press, Jakarta. 428 Hlm.

Havlin, J. et al.,.1999. soil fertility and fertilizer. An introduction to nutrient management. [New Jersey] prentice hall, upper saddle river. p. 198-2016

Hendarjati, D. B. 2003. Pengaruh KNO3 dan Frekuensi Pemberian Air Terhadap Hasil dan Kualitas Tomat. (Skripsi, Universitas Pembanguhnan Nasional “Veteran” Yogyakarta).

Kurnia, U. 2004. Prospek pengairan pertanian tanaman semusim lahan kering. J. Litbang Pertanian 23(4):130-138

Soemarno. 2013. Model Evaluasi Kesuburan Tanah dan Rekomendasi Pemupukan [e- book], diakses tanggal 25 Juli 2018.

Uexkull, H.R. 1979. Tomato: Nutrition and ferti;izer requirements in the tropics. Di dalam : Cowel R, editor. First International Symposium on Tropical Tomato; 1978 Okt 23-27; Shanhua, Taiwan. Shanhua (CN): Asian Vegetable Research and Development Center. Hlm 56-78.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2020-05-18

Cara Mengutip

Ambarwati, D. T., Syuriani, E. E., & Pandu Pradana, O. C. (2020). Uji Respon Dosis Pupuk Kalium terhadap Tiga Galur Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) di Lahan Politeknik Negeri Lampung. J-Plantasimbiosa, 2(1). https://doi.org/10.25181/jplantasimbiosa.v2i1.1608

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama