Analisis Pengendalian Mutu Sortasi Kering Teh Hitam dengan Metode Crushing, Tearing, Curling (CTC)

Penulis

  • M. Rasyid Abdul Zacky Universitas Islam Kadiri
  • Nastiti Winahyu Universitas Islam Kadiri
  • Vifi Nurul Choirina Universitas Islam Kadiri

DOI:

https://doi.org/10.25181/jumaat.v4i1.5190

Kata Kunci:

efisiensi produksi, metode CTC, pengendalian mutu, sortasi kering, teh hitam

Abstrak

Teh hitam merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki peran penting dalam kegiatan ekspor Indonesia. Namun, proses pengolahan teh hitam metode Crushing, Tearing, Curling (CTC) masih berpotensi mengalami penyimpangan mutu, khususnya pada tahap sortasi kering yang berpengaruh terhadap kualitas akhir produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi mutu teh hitam metode CTC, menganalisis kestabilan proses sortasi kering menggunakan pendekatan Statistical Quality Control (SQC), serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab penyimpangan mutu. Penelitian dilaksanakan di PT. XYZ menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan data primer dan sekunder. Analisis dilakukan menggunakan alat bantu SQC yang meliputi check sheet, peta kendali proporsi (p-chart), diagram Pareto, dan diagram sebab-akibat (fishbone diagram) dengan pendekatan 4M+1E. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu teh hitam pada proses sortasi kering secara umum telah memenuhi standar perusahaan, namun masih ditemukan produk cacat yang didominasi oleh Grade Broken Mixed CTC (BMC). Hasil p-chart menunjukkan bahwa proses belum sepenuhnya stabil secara statistik karena terdapat satu titik pengamatan yang berada di luar batas kendali atas (Upper Control Limit). Faktor penyebab penyimpangan mutu berasal dari manusia, mesin, metode, material, dan lingkungan yang saling memengaruhi. Oleh karena itu, peningkatan pengendalian mutu secara berkelanjutan diperlukan untuk menekan tingkat kecacatan produk dan meningkatkan efisiensi produksi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Dewi, R., & Purwono, E. (2019). Analisis faktor penyimpangan mutu teh hitam di industri pengolahan teh. Agroindustri Indonesia Journal, 4(2), 54–62.

Farasgali, N. A., Ernah, E., & Anggita, S. T. (2026). Analisis Pengendalian Kualitas Produksi Teh Hitam Celup di Pusat Penelitian Teh dan Kina, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 12(1), 300-308.

Hafiz, T., Silsia, D., & Efendi, Z. (2023). Effect of Greenleaf Quality and Moisture Content on Physical and Organoleptic of CTC Tea. Jurnal Agroindustri, 6(1), 42–50.

Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2017). Operations Management: Sustainability and Supply Chain Management (12th ed.). Pearson Education.

Jigisha, A., Nishant, R., Navin, K., & Pankaj, G. (2012). Green Tea: A Miraculous Beverage for Human Health. World Journal of Pharmaceutical Sciences, 1(4), 109–119.

Kara, D. P. B., Hartono, R., & Wijaya, D. K. (2026). Perbaikan Manajemen Pengendalian Mutu Pada Proses Produksi Teh Hitam Berbasis Statistical Quality Control (SQC). JURMATIS (Jurnal Manajemen Teknologi Dan Teknik Industri), 8(1), 37-50. https://doi.org/10.30737/jurmatis.v8i1.6999

Montgomery, D. C. (2020). Introduction to Statistical Quality Control (8th ed.). John Wiley & Sons.

Nugraha, I., Arier, T. N., & Gufron, A. (2023). Analisis Pengendalian Kualitas Produk Teh Wangi CV. XYZ dengan Metode Total Quality Control (TQC). Seminar Nasional Waluyo Jatmiko, 16(1), 341–350. https://doi.org/10.33005/wj.v16i1.42

Nurhidayah, N., Yuliana, N., Asnah, A., Elmiyati, E., & Lusiana, L. (2023). Pengendalian Mutu Produk Teh Kawa dengan Menggunakan Metode Statistical Quality Control pada Bonang Bersaudara Padang. Jurnal Riset Tindakan Indonesia, 8(2), 214–222. https://doi.org/10.29210/30033277000

Ramadian, D., Hidayat, R. A., & Yetrina, M. (2022). Pengendalian Kualitas Proses Pengeringan Teh Hitam (Orthodoks) Menggunakan Metode DMAIC di PT. Perkebunan Nusantara VIII Kebun Gedeh Mas, Cianjur.

Rucitra, A. L., & Amelia, J. (2021, April). Quality control of bottled tea packaging using the Statistical Quality Control (SQC) and the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 733, No. 1, p. 012057). IOP Publishing.

Sari, D. N. I., Harisudin, M., & Khomah, I. (2022). Analisis Pengendalian Mutu Produksi Teh Hitam Ortodoks di PT. Perkebunan Nusantara VIII Unit Rancabali Kabupaten Bandung. AGRISTA, 10(4), 126–137.

Sinaga, R., Hutapea, T., & Siregar, M. (2023). Analisis Pengendalian Mutu Produk Menggunakan Metode Statistical Quality Control pada Industri Manufaktur. Jurnal Teknik Industri, 12(2), 101–110.

Sinaga, S. T. D., Putri, S. H., & Pujianto, T. (2023). Analisis Pengendalian Kualitas pada Proses Produksi Teh Hitam Menggunakan Metode Statistical Quality Control. TEKNOTAN, 17(2), 153–160.

Triardianto, D., & Raga, G. S. K. (2024). Uji Kinerja Mesin Trinick Pada Proses Sortasi Teh Hitam Ctc (Crushing, Tearing, Curling): Performance Testing of the Trinick Machine in the Black Tea CTC (Crushing, Tearing, Curling) Sorting Process. Jurnal Teknik Pertanian Terapan, 2(1), 10-17.

Wignarajah, P., & El-Hag, A. (2019). Application of Statistical Quality Control Tools in Manufacturing Industries. International Journal of Productivity and Quality Management, 28(3), 321–336.

Winaldhi, A. F. (2021). Evaluasi Hasil Sortasi Kering Teh Hitam Pengolahan Ortodoks PT Pagilaran UP Kaliboja.

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

Zacky, M. R. A., Winahyu, N., & Choirina, V. N. (2026). Analisis Pengendalian Mutu Sortasi Kering Teh Hitam dengan Metode Crushing, Tearing, Curling (CTC) . Jurnal Manajemen Agribisnis Terapan, 4(1), 44–53. https://doi.org/10.25181/jumaat.v4i1.5190

Terbitan

Bagian

Artikel