Analysis Of Income And Added Value Of Cassava In Gedong Tataan District Pesawaran Regency
DOI:
https://doi.org/10.25181/jumaat.v3i2.4581Abstrak
Ubi kayu merupakan komoditas unggulan di Provinsi Lampung, namun harga jual di tingkat petani sering
fluktuatif dan rendah. Pengolahan menjadi keripik ubi kayu menjadi alternatif untuk meningkatkan
pendapatan. Penelitian ini menganalisis pendapatan dan nilai tambah usaha pengolahan keripik ubi kayu pada
15 UMKM di Desa Karanganyar, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran menggunakan metode
deskriptif kuantitatif dan perhitungan Hayami. Mayoritas pelaku usaha menggunakan modal pribadi dengan
kapasitas produksi 100–300 kg per hari. Hasil menunjukkan pendapatan bersih rata-rata UMKM kapasitas
kecil mencapai Rp12.210.050 per bulan dan kapasitas sebesar Rp26.604.686 per bulan. Nilai tambah rata-rata
kapasitas kecil sebesar Rp3.402 per kg dengan rasio 57 persen, sedangkan kapasitas besar sebesar Rp3.784 per
kg dengan rasio 60 persen. Hal ini membuktikan bahwa pengolahan ubi kayu menjadi keripik layak dan
menguntungkan. Dukungan kebijakan, akses modal, pelatihan, serta perluasan pasar diperlukan untuk
memperkuat daya saing UMKM.
Unduhan
Referensi
Kementerian Pertanian. 2018. Statistik Pertanian 2018. Jakarta: Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. 2025. Kementan Tetapkan Harga Singkong 1.350 Perkilo,
Perusahaan Harus Patuh. Diakses dari https://dinamik.id/2025/01/31/kementan-tetapkan-harga-singkong-1-
-perkilo-perusahaan-harus-patuh/
Khairunnisa, R. (2019). Penguatan Manajemen Produksi dengan Penerapan Konsep 3R (Recycle, Reduce and
Reuse) pada Agroindustri Makanan Ringan di Kelurahan Lubuk Minturun, Kota Padang. Jurnal Warta
Pengabdian Andalas, 30(4), 616 - 624.https://doi.org/10.25077/jwa.30.4.616-624.2019
Sukirno, S. (2004). Pengantar Teori Mikroekonomi. RajaGrafindo Persada.
Widiastuti, R., Nugroho, B., & Suryani, T. (2020). Konsep dan Pengukuran Nilai Tambah dalam Industri.
Yogyakarta: Penerbit ABC.
Yunita, S., Prabowo, H., & Lestari, W. (2024). Efisiensi Nilai Tambah UMKM Pangan: Aplikasi Metode
Hayami di Wilayah Perdesaan. Jurnal Agroindustri dan Pengembangan Wilayah, 7(2), 101–112.
