Pengaruh Pupuk Kompos Ampas Tahu Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi Pagoda (Brassica Narinosa L.)
DOI:
https://doi.org/10.25181/jhpt.v4i1.5003Kata Kunci:
Sawi Pagoda, pupuk kompos limbah tahu, pertumbuhan, nutrisiAbstrak
Penelitian ini mengevaluasi dampak kompos ampas tahu terhadap pertumbuhan vegetatif dan hasil agronomi sawi pagoda (Brassica narinosa L.), sekaligus mengidentifikasi dosis optimal untuk produktivitas maksimum. Percobaan lapangan dilakukan di Desa Beji, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, dari Februari hingga Mei 2025. Dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RCBD) satu faktor, perlakuan yang diuji meliputi lima tingkat dosis kompos yang berbeda, masing-masing diulang lima kali. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA) dan selanjutnya dievaluasi menggunakan uji Honest Significant Difference (HSD) pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kompos ampas tahu secara signifikan meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat segar total per tanaman. Perlakuan [masukkan dosis terbaik yang signifikan, misal: 20 ton/ha atau P3] menunjukkan respons paling efektif, menghasilkan kinerja tanaman tertinggi. Oleh karena itu, pemupukan organik dengan memanfaatkan produk sampingan industri tahu memiliki potensi besar sebagai sumber nutrisi berkelanjutan untuk budidaya sawi pagoda.







