Aplikasi Imbuhan Tepung Daun Sirih (Piper betle Linn) dalam Pakan pada Ayam Joper

Authors

  • M. R. Shaffira jurusan peternakan politeknik negeri lampung
  • A. A. Candra Politeknik Negeri Lampung
  • Y. Priabudiman

DOI:

https://doi.org/10.25181/peterpan.v2i1.1680

Abstract

Seiring dengan tuntutan konsumen akan produk sumber protein hewani yang aman  dan  sehat  perlu  dilakukan  penelitian  menggunakan  tanaman  herbal  yang  diharapkan  mempunyai  manfaat  sama  dengan antibiotik.  Salah  satu  tanaman  obat  yang  sudah  dikenal  di  Indonesia  adalah  daun  sirih  (Piper  betle  Linn.).  Tanaman  ini mempunyai  khasiat  yang  hampir  sama  dengan  antibiotik.  Daun sirih secara umum telah dikenal masyarakat sebagai bahan obat tradisional, daun sirih juga mempunyai kemampuan sebagai antibakteri karena kandunga flavanoid, saponin, dan tannin di dalam daun sirih. Ayam kampung super termasuk dalam golongan ayam bukan ras atau ayam buras, yang merupakan persilangan antara ayam lokal jantan dengan ayam ras betina. Pertumbuhan lebih cepat dari pada ayam kampung, mudah beradaptasi dengan lingkungan serta memiliki citarasa yang tidak berbeda dengan ayam kampung. Perlu teknologi da;am pemeliharaan ayam jawa super agar mnrghasilkan produk aman namun berdampak pada produktivitas yang tinggi pada ayam jawa super.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status hematologis dan kualitas karkas ayam joper yang diberikan penambahan tepung daun sirih (Piper betle Linn) sebagai imbuhan pakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – September 2019. Lokasi penelitian bertempat di kandang dan laboratorium Politeknik Negeri Lampung. Penelitian ini menggunakan 100 ekor ayam joper. Parameter yang diuji antara lain adalah Analisis komponen darah meliputi pengukuran kadar hematokrit, kadar hemoglobin, jumlah sel darah merah, jumlah sel darah putih dan kualitas karkas meliputi persentase karkas dan susut masak. Hasil penelitian ini bahwa pemberian tepung daun sirih (piper betle Linn) pada berbagai dosis tidak menimbulkan perbedaan pada hemoglobin, eritrosit, leukosit dan hematokrit dan penambahan tepung daun sirih (piper betle Linn) terhadap ayam joper yang di pelihara selama 60 hari mempengarui persentasi karkas pada pemberian 1% - 2,5% dan tidak mempengarui susut masak (cooking loss) pada pemberian 1% hingga 2,5% tepung daun sirih (piper betle Linn)

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akhadiarto, S. 2010. Pengaruh pemberian probiotik temban, biovet dan biolacta terhadap persentase karkas, bobot lemak abdomen dan organ dalam ayam broiler. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia 12(1): 53–59.

Aqsa, A. D., Kiramang, K. dan Hidayat, M. N. 2016. Profil organ dalam ayam pedaging (broiler) yang diberi tepung daun sirih (Piper betle linn) sebagai imbuhan pakan. Jurnal Ilmu dan Industri Perternakan 3(1): 148–159.

Bestari, J., Parakkasi, A. dan Akil, S. 2005. Pengaruh pemberian tepung daun mengkudu (Morinda citrifolia Linn) yang direndam air panas terhadap penampilan ayam broiler. Seminar Nasional Teknologi Peternakan Dan Veteriner.

Candra, A. A. dan Putri, D. 2020. Application turmeric as antioxidant for broiler chickens. Journal of Physics: Conference Series 1450(1).

Candra, A. A., Putri, D. D. dan Zairiful, Z. 2017. Perbaikan penampilan produksi ayam pedaging dengan penambahan ekstraksi temulawak pelarut ethanol. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan 14(1): 64–69.

Darmawan, I., Suprijatna, E. dan Atmomarsono, U. 2017. Pengaruh frekuensi dan periode pemberian pakan terhadap produksi karkas ayam buras super. Jurnal Peternakan Indonesia 19(1): 10–15.

Gaspersz, V. 1991. Metode Perancangan Percobaan. CV Armico. Bandung.

Iskandar, S. 2006. Tatalaksana Pemeliharaan Ayam Lokal. Balai Penelitian Ternak Cianjur. Bogor.

Kusnadi, E. 2006. Suplementasi vitamin C sebagai penangkal cekaman panas pada ayam broiler. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner 11: 249–253.

Moeljanto, R. D. dan M. 2003. Khasiat dan Manfaat Daun Sirih, Obat Mujarab dari Masa ke Masa. Penebar Swadaya. Jakarta.

Mursito, B. 2002. Ramuan Tradisional Untuk Kesehatan Anak. Penebar Swadaya. Jakarta.

Njidda, A. A., Shuai, A. A. dan Isidahomen, C. E. 2014. Haematological and Serum Biochemical Indices of Sheep inSemi-Arid Environment of Northern Nigeria. Global Journal of Science Frontier Research: D Agriculture and Veterinary Volume 14(2): 1–9.

Pahlepi, R., Hafid, H. dan Indi, A. 2015. Bobot akhir persentase karkas dan lemak abdominal ayam broiler dengan pemberian ekstrak daun sirih (Piper betle l.) dalam air minum. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis 2(3).

Reece, W. O., Erickson, H. H., Goff, J. P. dan Uemura, E. E. 2015. Dukes’ Physiology Of Domestic Animals, 13th Edition. Wiley-Blackwell. New Jersey. 1–760 hal.

Reron, Z. R. P., Sutrisna, R. dan Siswanto. 2016. Pengaruh ransum berkadar protein kasar berbeda terhadap jumlah eritrosit, kadar hemoglobin dan hematokrit itik jantan. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu 4(3): 176–181.

Sastroamidjojo, S. 1997. Obat Asli Indonesia. Dian Rakyat. Jakarta.

Soeparno, Rihastuti, R. A., Indratiningsih dan Triatmojo, S. 2018. Dasar Teknologi Hasil Ternak. UGM Press. Yogyakarta. 132 hal.

Published

2020-10-12

Issue

Section

Artikel