OPTIMALISASI PERAKITAN ALAT DESTRUKSI UNTUK MENDUKUNG SUKSESNYA PEMBELAJARAN DI LABORATORIUM

Authors

  • Tumiyar Tumiyar Politeknik Negeri Lampung
  • Junaedi Junaedi Politeknik Negeri Lampung
  • M Wisnu Fibriyono Politeknik Negeri Lampung

DOI:

https://doi.org/10.25181/jpn.v6i2.4509

Abstract

Analisis protein dalam bahan pakan dilakukan oleh beberapa laboratorium dengan hasil yang sering berbeda. Agar ternak yang dibudidayakan tidak mengalami kekurangan protein, maka pakan yang diberikan harus mengandung protein yang cukup sesuai kebutuhan ternak untuk tumbuh normal. Agar kandungan protein pakan tepat sesuai dengan yang diharapkan, maka salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan dan sangat menentukan adalah cara analisis protein yang tepat pada bahan maupun pakan itu sendiri. Untuk mengetahui kandungan protein dari suatu bahan ataupun pakan, maka perlu proses dekstruksi. Destruksi merupakan suatu perlakuan pemecahan senyawa menjadi unsur- unsurnya  sehingga  dapat  dianalisis  atau  disebut juga  dengan  perombakan  dari bentuk  logam organik  menjadi logam  anorganik.  pada dasarnya  ada dua jenis destruksi, yaitu destuksi basah dan destruksi kering. Kondisi saat ini di laboratorium nutrisi dan makanan ternak Politeknik Negeri Lampung sudah memiliki alat destruksi, tetapi alat tersebut belum sempurna. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan cara melakukan optimalisasi perakitan alat destruksi untuk mendukung suksesnya pembelajaran di laboratorium sehingga mahasiswa dapat menjalankan praktikum pengecekan nutrisi pada pakan ternak.   Penelitian ini akan dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu preparasi dalam perakitan alat destruksi, perakitan komponen- komponen alat destruksi, dan uji coba alat..

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-10-14

How to Cite

Tumiyar, T., Junaedi, J., & Wisnu Fibriyono, M. . (2025). OPTIMALISASI PERAKITAN ALAT DESTRUKSI UNTUK MENDUKUNG SUKSESNYA PEMBELAJARAN DI LABORATORIUM. Jurnal Pengabdian Nasional, 6(2), 90–94. https://doi.org/10.25181/jpn.v6i2.4509

Issue

Section

Artikel

Most read articles by the same author(s)