Peranan Penyuluh Pertanian Dalam Meningkatkan Kinerja Kelembagaan Kelompok Tani Padi Sawah Penerima Bantuan Rice Milling Unit (RMU) Di Kota Bandar Lampung

Authors

  • Flora Defika Universitas Lampung
  • Irwan Efendi Universitas Lampung
  • Kordiyana K Rangga Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.25181/jofsa.v5i1.1666

Abstract

This study aims to analyze: 1) the level of the role of agricultural agents; 2) the level of institutional performance of farmer groups; 3) the relationship between the level of the role of agricultural extension agents and the institutional performance of rice farmer groups in the use of RMU in Bandar Lampung City. This research was conducted in the city of Bandar Lampung with 56 farmer respondents. Methods of data collection using a survey method, with descriptive analysis and using a non-parametric rank spearman correlation statistical test to test the hypothesis. The results showed that the role of agricultural extension agents in improving the institutionalization of rice farmer groups receiving RMU assistance was in the medium category, the institutional level of farmer groups in the use of RMU was in the medium category, and the role of agricultural instructors had a significant relationship with the institutional performance of farmer groups.

Downloads

Download data is not yet available.

References

DAFTAR PUSTAKA

Abbas, A. dan R. N. Suhaeti. 2016. PemanfaatanTeknologi Pascapanen untuk Pengembangan Agroindustri Pedesaan di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi, Vol. 34 No. 1, Juli 2016: 21-34

Adong A, Mwaura F, Okoboi G. 2013. What factor determine membership to farmer groups in Uganda? Evidence from the Uganda census of agriculture 2008/9. Journal of Sustainable Development. 6(4): 37- 55.

Ambarsari I, A Choliq, dan S Bahri. 2007. Potensi Pengembangan Agroindustri Jambu Biji Merah di Kabupaten Banjar Negara (Studi Kasus Desa Kaliwunggu Kecamatan Mandiraja). Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, November 2007.

Badan Pusat Statistik. 2018. Demografi Provinsi Lampung di Indonesia. Badan Pusat Statistik. Jakarta.

Baharsjah S, Kasryno F., Pasandaran E. 2014. Reposisi politik pertanian meretas arah baru pembangunan pertanian. Jakarta (ID): Yayasan Pertanian Mandiri.

Damanik J. A., 2014. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Padi di Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Economics Development Analysis Journal. Semarang.

Faqih, A. 2014. Peranan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam kegiatan Pemberdayaan Kelompok terhadap Kinerja kelompok Tani. Jurnal Agrijati Vol 26 No1, Agustus201441.

Fiaz, S., Mehmood, AN., dan Fahad, OA. 2016. Achieving food security in the Kingdom of Saudi Arabia through innovation: Potential role of agricultural extension. Journal of the Saudi Society of Agricultural Sciences. King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia.

Hellin J, Lundy M, Meijer M. 2007. Farmer Organization, Collective Action and Market Access in Meso-America. Research Workshop on Collective Action And Market Access For Smallholders. CAPRI Working Paper No 67.

Hernanda, T. A. P. 2015. Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Ogan Komering Ulu (Oku) Selatan Provinsi Sumatera Selatan. Tesis. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Humaedah, U., Astrina, Y., Enti, S., Lukman. 2016. Model Peningkatan Kapasitas Penyuluh Dalam Pemanfaatan Informasi Iklim Di Kabupaten Indramayu Dengan Pendekatan Analisis Keberlanjutan. Informatika Pertanian, Vol. 25 No.1, Juni 2016 : 131 - 144

Lusiana, Alimuddin, L., Dafina, H. 2018. Peran Penyuluh Pertanian Dalam Meningkatkan Pendapatan Usahatani Padi Sawah Di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. e-J. Agrotekbi. Palu.

Mardikanto, T. 2009. Komunikasi Pembangunan. UNS Press. Surakarta.

Munte, G.P. 2017. Pengaruh Karakteristik Sosial Ekonomi Konsumen terhadap Preferensi Konsumen Beras. Journal On Social Economic Of Agriculture And Agribusiness, 6(1).

Najib, M. Rahwita, H. (2010).“Peran Penyuluhan Petani Dalam Pengembangan Kelompok Tani Di Desa Bukit Raya Kecamatan Tenggarongâ€. Jurnal Ziraa’ah. Vol 28.Hal:116-127. Universitas Mulawarman

Nashruddin, M. 2016. Tingkat Kepuasan Petani Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian Di Desa Jerowaru Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lompok Timur. Universitas Gunung Rinjani. Lompok.

Ngaruko DD, Lwezaula DD. 2013. Determinants of Farmer’s Group Membership Satisfaction in Mbozi Distict, Tanzania: Exploring Farmers’ Options. International Journal of Economy, Management and Social Science. 2(11): 919-923.

Olila DO. 2014. Economic Evaluation of Factors Affecting Farmers Participation in Development Groups: A Case of Trans-Nzoia Country, Kenya. Journal of Agricultural Economics, Extension and Rural Development. 2(6): 74-81.

Ponto, J., Benu, N.M., Dan Kumaat, R.M. 2017. Upsus Pajale Dalam Menunjang Program Swasembada Pangan Di Kabupaten Bolaang Mongondow. Agri-Sosio ekonomi Unsrat.

Putra, S. 2016. Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pengembangan Kelompok Tani Padi Sawah Di Desa Rambah Baru Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu. Artikel Ilmiah. Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Pasir Pengaraian Rokan Hulu

Qayyimah, Nurul Sadono, dan Dwi. 2020. Peran Penyuluh dalam Memberdayakan Petani Padi Sawah di Desa Kampili, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.Tesis. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Rangga, K.K., Irwan, E., Indah, L., dan Doni, P. 2019. Hubungan Kepemimpinan Ketua Kelompok dengan Keefektifan Kelompok Tani Padi Sawah di Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. Vol. 22, No.2, Juli 2019: 145-155 ISSN: 1410 – 959X

Robbins, S.P., dan Judge. 2007. Perilaku Organisasi. Jakarta. Salemba Empat.

Ruhimat, I.,R. 2017. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Kelompok Tani Dalam Pengembangan Usahatani Agroforestry: Studi Kasus Di Desa Cukangkawung, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Vol. 14 No.1, 2017 : 1-17

Santi, Dewangga, N., Rio, T. P. 2017. Tingkat Kinerja Penyuluh Pertanian Tanaman Pangan Di Bp3k Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu. Jurnal Ilmi-Ilmu Agribisnis. Universitas Lampung. Lampung.

Saputri, R.D., Sapja, A., Arip, W. 2016. Peran Penyuluh Pertanian Lapangan Dengan Tingkat

Perkembangan Kelompok Tani Di Kabupaten Sukoharjo. AGRISTA : Vol. 4 No. 3 September 2016 : Hal. 341 – 352.

Srirande. 2012. Pertumbuhan Provinsi Agraris. Kencana. Jakarta.

Sudaryanto. 2013. Rice Development Policy In Indonesia. Food And Fertilizer Technology Center. Reviewed, Edited, And Uploaded. December 11 2013.

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta. Bandung.

Suria, PBM., Defidelwina, Rina. 2016. Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pengembangan Kelompok Tani Padi Sawah Di Desa Rambah Baru Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu. Jakarta. Universitas Pasir Pengaraian Rokan Hulu.

Van den Ban AW, Hawkins HS. 1999. Penyuluhan Pertanian (Edisi terjemahan oleh A. Dwina Herdiasti). Kanisius. Yogyakarta.

Wijayanti, N., DB. Paranoan, Rita, K. 2015. Analisis Tingkat Kepuasan Petani Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian Lapangan (Ppl) Di Kabupaten Kutai Timur. eJournal Administrative Reform. Universitas Mulawarman. Samarinda.

Winarni, Indah. 2015. Hubungan Pengawasan Dan Efektivitas Kerja Pertanian Pada Badan Penyuluhan. Kabupaten Kutai Timur. Samarinda. Ejournal Administrative Reform, Volume1, Nomor 1, 2015:89-98.

Downloads

Published

2021-04-30

How to Cite

Defika, F., Efendi, I., & Rangga, K. K. (2021). Peranan Penyuluh Pertanian Dalam Meningkatkan Kinerja Kelembagaan Kelompok Tani Padi Sawah Penerima Bantuan Rice Milling Unit (RMU) Di Kota Bandar Lampung. Journal of Food System & Agribusiness, 5(1), 84-92. https://doi.org/10.25181/jofsa.v5i1.1666

Issue

Section

Artikel