Analisis Karakteristik Mutu Beras Organik Varietas Mentik Susu dan Sintanur
DOI:
https://doi.org/10.25181/jofsa.v2i2.1113Abstract
Produksi padi organik di Indonesia semakin meningkat karena adanya kecenderungan konsumen yang mulai mengkonsumsi makanan sehat dan salah satunya adalah beras organik. Jenis varietas yang dibudidayakan petani yaitu mentik susu dan sintanur yang didasarkan pada jumlah hasil panen yang tinggi dan kecocokan dengan iklim. Kualitas beras organik dapat diketahui melalui pendekatan kandungan gizi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kandungan gizi beras organik varietas Mentik Susu dan Sintanur.
Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian laboratorium. Metode analisis data yang digunakan untuk menjawab tujuan berupa uji proksimat untuk mengetahui kandungan gizi beras organik pada kedua varietas Mentik Susu dan Sintanur. Kandungan gizi yang dujikan kandungan gizi utama bahan pangan yaitu karbohidrat, lemak, protein, air, serat, dan kadar abu.
Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan karbohidrat, protein, dan serat gizi beras organik varietas Mentik Susu lebih tinggi dibandingkan varietas Sintanur. Sementara kandungan lemak, kadar air, dan kadar abu beras organik varietas Mentik Susu lebih rendah dibandingkan dengan varietas Sintanur. Secara umum dapat disimpulkan bahwa beras organik varietas Mentik Susu lebih unggul dibandingkan dengan varietas Sintanur.
Â
Kata Kunci  : Beras Organik, Kandungan Gizi, Mentik Susu, Sintanur.
Downloads
References
BPS. 2016. Profil penduduk Indonesia Hasil Supas 2015. Badan Pusat Statistik. Jakarta.
BPS. 2017. Statistik Indonesia 2016. Badan Pusat Satistik. Jakarta.
BSN. 2015. Standar Nasional Indonesia 6128:2015 tentang Beras. Badan Standardisasi Nasional. Jakarta.
BSN. 2016. Standar Nasional Indonesia 6729:2016 tentang Sistem Pertanian Organik. Badan Standardisasi Nasional. Jakarta.
Andoko, Agus. 2010. Budidaya Padi Secara Organik. Penebar Swadaya. Depok.
Blake, F. 1994. Organik Farming and Growing. The Crowood Press.Great Bretain. England.
Damardjati DS, Endang YP (1991) Mutu beras. Dalam: Padi, Buku 3. Soenardjo E, Damardjati DS, Syam M (ed). Balitbang Pertanian. Puslitbang Tanaman Pangan. Bogor
Hasan, V. and Astuti, S., Susilawati. 2011. Indeks glikemik oyek dan tiwul dari umbi Garut (Marantha arundinaceae L.), suweg (Amorphallus campanullatus BI) dan singkong (Manihot atullisima). J. Tek. Industri dan Hasil Pertanian, 16(1), pp.34-50.
Handayani, Sri. 2016. Analisis Keuntungan dan Sensitivitas UMKM Makanan Ringan Berbahan Baku Singkong di Kecamatan Gedong Tataan. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pertanian.
Handayani, Sri. 2018. Model Kelembagaan Agroindustri Beras Organik Menuju Ketahanan Pangan di Provinsi Lampung. Laporan Kemajuan Penelitian PKPT. Politeknik Negeri Lampung.
Monika, P. et al., 2013. Aktivitas antioksidan beras organik varietas lokal (putih varietas Cianjur, merah varietas Saodah, hitam varietas Jawa). Seminar Nasional, pp. 791-799.
Ratnaningsih N, Ekawatiningsih P. 2010. Potensi Beras Hitam Sebagai Sumber Antosianin dan Aplikasinya pada Makanan Tradisional Yogyakarta. Bidang MIPA dan Sains.
Sari, D.K., S.A. Marliyati, L. Kustiyah, A. Khomsan dan T.M. Gantohe. 2014. Uji Organoleptik Formulasi Biskuit Fungsional Berbasis Tepung Ikan Gabus (Ophiocephalus striatus). Agritech. Jurnal Teknologi Pertanian. 34 (2): 120-125
Siahaan, Lenny. 2009. Strategi Pengembangan Padi Organik Kelompok Tani Sisandi, Desa Baruara, Kabupaten Toba Samosira, Sumatera Utara. Skripsi.IPB. Bogor.
Wahyudin, Imam. 2008. Analisis Perbandingan Kandungan Karbohidrat, Protein, Zat Besi Dan Sifat Organoleptik Pada Beras Organik Dan Beras Non Organik. Skripsi. Universitas Muhammadiah Surakarta.
Widiatmoko, A. 2005. Perubahan Mutu Fisik Beras IR 64 Ciherang dan Sintanur pada proses Penyimpanan Model Karungan. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Winarno. 1986. Kimia Pangan dan Gizi. PT. Gramedia: Jakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with Journal of Food System and Agribusiness (JoFSA) agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the Journal of Food System and Agribusiness (JoFSA) right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially) with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Journal of Food System and Agribusiness (JoFSA).
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Journal of Food System and Agribusiness (JoFSA). Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



















