Faktor-faktor yang Memengaruhi Keputusan Petani dalam Usahatani Padi Gogo pada Lahan Peremajaan Sawit Rakyat di Kabupaten Pandeglang

Authors

  • Saleh Saleh Universitas Jenderal Soedirman
  • Budi Dharmawan Universitas Jenderal Soedirman
  • Altri Mulyani Universitas Jenderal Soedirman
  • Yusmi Nur Wakhidati Universitas Jenderal Soedirman
  • Dindy Darmawati Putri Universitas Jenderal Soedirman

DOI:

https://doi.org/10.25181/jaip.v14i2.5084

Keywords:

extension access, household capital, institutional support, labor availability, socioeconomic factors

Abstract

Smallholder oil palm replanting temporarily reduces farmers' income because fresh fruit bunches cannot be harvested during the immature period. Upland rice can be used as an intercrop, but farmers' decisions to cultivate it differ across households. This study aimed to analyze the socioeconomic factors affecting farmers' decisions to cultivate upland rice on smallholder oil palm replanting land in Cikeusik and Munjul Subdistrict. Pandeglang Regency, Banten Province. A quantitative descriptive and explanatory survey was conducted from December 2025 to April 2026. The sample consisted of 100 farmers selected by proportional random sampling from 269 farmers who participated in the replanting program and cultivated upland rice. Primary data were collected through structured interviews, field observations, and documentation, and then analyzed using validity and reliability tests, classical assumption tests, and multiple linear regression in IBM SPSS Statistics. Household income and capital, extension and information access, and social and institutional support had positive and significant effects on farmers' decisions, whereas labor availability and family dependents had a negative and significant effect. Age, education, farming experience, land size, and risk perception were not significant. The results indicate that farmers' decisions were driven mainly by economic capacity, access to information, and institutional support rather than by demographic characteristics. Strengthening capital facilitation, extension services, and farmer-group coordination is needed to improve the adoption of intercropping during oil palm replanting.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, L. S., Akbariyah, F. A., & Wikansari, R. (2024). Potensi ekspor crude palm oil (CPO) di Indonesia. Journal of Science and Social Research, VII(1), 61–67. http://jurnal.goretanpena.com/index.php/JSSR

Agustira, M. A., Lubis, I., Listia, E., Akoeb, N. E., & Harahap, Y. I. (2018). Analisis finansial dan ekonomi tanaman sela (jagung dan kedelai) pada areal tanaman belum menghasilkan kelapa sawit. Jurnal Penelitian Kelapa Sawit, 141–152. http://jurnalkelapasawit.iopri.org/index.php/jpks/article/view/60

Akbar, Syarif, A., Ikmal Saleh, M., & Jumiati. (2022). Penguatan kelembagaan lokal dalam pengembangan agribisnis hortikultura di Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 18(2), 159–174. https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsep

Apriliana, M., & Mustadjab, Moch. (2016). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan petani dalam menggunakan benih hibrida pada usahatani jagung (studi kasus di Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang). HABITAT, 27(1), 7–13. https://doi.org/10.21776/ub.habitat.2016.027.1.2

Azizah, S. (2025). Pengambilan Keputusan Itu Adalah Petani. Yayasan Drestanta Pelita Indonesia.

BPS. (2025). Provinsi Banten Dalam Angka 2025 (Vol. 25). BPS Provinsi Bante. https://www.freepik.com/, https://www.flaticon.com/, https://infopemilu.kpu.go.id/

Daud, F., Firmansyah, A., & Pusvitasari. (2023). Analisis faktor mempengaruhi keputusan petani bertanaman nanas (Ananas comusus (L.) Merr.) di lahan Tumpangsari Desa Seri Kembang III Kecamatan Payaraman Kabupaten Ogan Ilir. Jimanggis, 4(2). https://doi.org/10.48093/jimanggis

Direktorat Jenderal Perkebunan. (2024). Buku Statistik Perkebunan Jilid 2 2023-2025: II (A. Cahyo & A. Udin, Eds.). Sekretariat Direktorat Jenderal Perkebunan.

Fauziah, L. L., & Wicaksono, H. (2025). The transmission of agricultural knowledge among members of The Mulya Tani Farmer Group in Sipanjang Hamlet. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 9(1), 78–92. https://doi.org/10.22219/satwika.v9i1.38796

Fitriana, H. N., Lestari, E., & Suminah, S. (2022). Faktor-faktor yang memengaruhi pengambilan keputusan petani bawang putih dalam menjalin kemitraan (studi kasus di Desa Segorogunung, Kabupaten Karanganyar). AGRITEXTS: Journal of Agricultural Extension, 46(1), 69. https://doi.org/10.20961/agritexts.v46i1.61412

Kurniasari, D., & Iskandar, S. (2020). Dampak peremajaan (replanting) kelapa sawit terhadap kondisi sosial ekonomi petani kelapa sawit di desa Kemang Indah Kecamatan Mesuji Raya Kabupaten Ogan Komering Ilir. Universitas Muhammadiyah Palembang. Societa IX – 1, 32–36. https://jurnal.um-palembang.ac.id/societa/article/view/3631

Nasution, Z. P., Farrasati, R., & Sutarta, E. S. (2022). Analisis usahatani tumpang sari hortikultura pada fase tanaman kelapa sawit belum menghasilkan (TBM) serta dampaknya terhadap kesuburan tanah di Kecamatan Tandun, Rokan Hulu, Riau. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 6(2), 642. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2022.006.02.28

Ningsih, S., & Dukalang, H. (2019). Penerapan metode suksesif interval pada analisis regresi linier berganda. Jambura Journal of Mathematics, 1(1). http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjom,

Noer, H., Idris, Jumardin, & S, A. R. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam menggunakan benih jagung hibrida di Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Jurnal Agrotech, 10(2), 41–47.

Paratistha, H., & Zebua, D. D. N. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi pengambilan keputusan petani dalam usahatani bunga melati putih. Media Agribisnis, 7(2), 107–117. https://doi.org/10.35326/agribisnis.v7i2.4658

Puspitaningsih, S. O., Utami, W. B., & Wijianto, A. (2016). Partisipasi kelompok tani dalam mendukung program-program pertanian berkelanjutan di Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen. Caraka Tani-Journal of Sustainable Agriculture, 31(2), 79–85.

Rifa’i, M. (2020). Pengambilan Keputusan (Pertama). Kencana.

Rouf, A. A., Munawaroh, S., & Moko, D. H. (2024). Program kebijakan tumpang sisip padi gogo di sela perkebunan kelapa: Strategi peningkatan produksi dan pendapatan petani. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 5(1), 997–1009. https://doi.org/10.47687/snppvp.v5i1.1176

Saputra, F., & Sulaiman, A. (2025). Dynamics of revitalization program towards fair and beneficial renewal of oil palm plantation in Indonesia. Jurnal Multidisiplin Indonesia (JOUMI), 3(2), 1–23. https://doi.org/10.62007/joumi.v3i2.404

Suriany, Sahardi, Arief, F., & Amin, M. (2019). Kajian optimalisasi usahatani padi gogo di antara tanaman kelapa sawit. Jurnal Agrisistem: Seri Sosek Dan Penyuluhan, 15 Nomor 2, 75–82. http://ejournal.polbangtan-gowa.ac.id

Usman, M. Z., Rauf, A., & Boekoesoe, Y. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani padi sawah dalam menerapkan sistem tanam jajar legowo di Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo. AGRINESIA, 5(3), 207–214.

Utari, D. S., Syakir, F., & Siswadi, B. (2019). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam menerapkan pola usahatani tumpangsari cabai merah dengan cabai rawit hibrida di Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. SEAGRIA Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 7. https://jim.unisma.ac.id/index.php/SEAGRI/article/view/2047

Wahab. (2023). Peranan modal dalam pengembangan pertanian. JEBI: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 1(6), 954–963.

Wulandari, S. A. (2019). Kontribusi pendapatan usahatani tanaman sela dalam meringankan biaya produksi tanaman kelapa sawit muda. Jurnal MeA (Media Agribisnis), 4(2), 76. https://doi.org/10.33087/mea.v4i2.53

Published

2026-07-31

How to Cite

Saleh, S., Dharmawan, B., Mulyani, A., Wakhidati, Y. N., & Putri, D. D. (2026). Faktor-faktor yang Memengaruhi Keputusan Petani dalam Usahatani Padi Gogo pada Lahan Peremajaan Sawit Rakyat di Kabupaten Pandeglang. Jurnal Agro Industri Perkebunan, 14(2), 161–178. https://doi.org/10.25181/jaip.v14i2.5084