Respons Bibit Kopi Liberika terhadap Fungi Mikoriza Arbuskula, Cocopeat, dan Pupuk NPK pada Tanah Ultisol

Authors

  • Ririn Elfrida Manurung Universitas Tanjungpura
  • Radian Radian Universitas Tanjungpura
  • Iwan Sasli Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.25181/jaip.v14i1.4651

Keywords:

arbuscular mycorrhizal fungi, cocopeat, coffee seedlings, NPK fertilizer, Ultisol soil

Abstract

Liberica coffee has great potential in West Kalimantan, but its productivity is low due to old plants that have not been rejuvenated. To improve yields, good planting media is needed, such as the use of arbuscular mycorrhizal fungi (AMF) and the addition of cocopeat. Proper NPK fertilization is also important soil. This study aims to observe the response of coffee seedlings to the application of mycorrhiza, cocopeat, and NPK fertilizer. The research was conducted in Limbung Village, Kubu Raya Regency, using a factorial completely randomized design with three factors. The first factor is mycorrhiza with two treatment levels, the second factor is cocopeat with four treatment levels, and the third factor is NPK fertilizer with three treatment levels. The results showed that the interaction treatment between mycorrhiza, cocopeat, and NPK fertilizer provided the best results, specifically the combination of mycorrhiza + 25 g. plant-1 cocopeat + 1 g.plant-1 NPK fertilizer on the growth of coffee seedlings in Ultisol soil, thereby accelerating seedling readiness for transplanting and field planting.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asroh, Patimah, T., Meisani, N. D., Irawan, R., & Atabany, A. (2020). (2020). Penambahan arang sekam, kotoran domba dan cocopeat untuk media tanam. Jurnal Pusat Inovasi Masyarat, 2, 75–79. https://journal.ipb.ac.id/pim/article/view/35425/21499

Badan Pusat Statistik. (2023). Provinsi Kalimantan Barat dalam Angka. BPS Provinsi Kalimantan Barat.

Basri, A. H. H. (2018). Kajian peranan mikoriza dalam bidang pertanian. Agrica Ekstensia, 12, 74–78.

Daras, U., Trisilawati, O., & Sobari, I. (2013). Pengaruh mikoriza dan amelioran terhadap pertumbuhan benih kopi. Ristri, 4, 145–156.

Faizal, R., Soedradjad, R., & Soeparjono, S. (2017). Karakter fisiologis dan produksi padi ratun yang di aplikasi Synechococcus sp. dan pupuk organik. Agritrop, 15(2), 162–180. http://jurnal.unmuhjember.ac.id/i

Hutauruk, S., & Zega, A. V. (2023). Respon tanaman jagung terhadap dosis abu cangkang kelapa sawit pada tanah Ultisol. Journal of Agrotecnology and Sustainability, 1, 38–44.

Karti, P. D. M. H., Astuti, D. A., & Nofyangtri, S. (2012). The role of arbuscular mycorrhizal fungi in enhancing productivity, nutritional quality, and drought tolerance mechanism of Stylosanthes seabrana. Media Peternakan, 35(1), 67–72. https://doi.org/10.5398/medpet.2012.35.1.67

Kisman, Khumaida, N., Trikoesoemaningtyas, Sobir, & Didy, S. (2007). Karakter morfo-fisiologi daun, penciri adaptasi kedelai terhadap intensitas cahaya rendah. Agronomi, 35(2), 96–102.

Kiuk, Y., Bako, P. O., & Ishaq, L. F. (2022). Aplikasi fungi mikoriza arbuskula indigeneous dan pupuk fosfor anorganik dalam upaya peningkatan serapan fosfor dan hasil tanaman jagung di lahan berkapur Pulau Timor. Jurnal Agrikultura, 33 (1)(1), 25–34.

Lumbanraja, P., Tampubolon, B., Pandiangan, S., Ambarita, J., & Tindaon, F. (2023). Aplikasi pupuk kandang dan mikoriza terhadap peningkatan p-tersedia, serapan P serta pertumbuhan dan produksi jagung manis (Zea mays saccharata L.) pada tanah Ultisol. AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian, 26(1). https://doi.org/10.30596/agrium.v26i1.13806

Mangansige, C. T., Ai, N. S., & Siahaan, P. (2018). Panjang dan volume akar tanaman padi lokal Sulawesi Utara saat kekeringan yang diinduksi dengan polietilen glikol 8000. Jurnal MIPA, 7(2), 12-15.

Nismawati, Wulandari, R., & Rahmawati. (2024). Pengaruh berbagai dosis pupuk organik cair urin sapi terhadap pertumbuhan semai durian (Durio zibethinus Murr) di lapangan. Jurnal Bisnis Kehutanan dan Lingkungan, 1(2). https://doi.org/10.61511/jbkl.v1i2.2024.514

Prastuti, K. A., & Wiraguna, E. (2024). Pengaruh jenis dan dosis pupuk terhadap pertumbuhan bibit kopi arabika (Coffea arabica L.). Agrovital : Jurnal Ilmu Pertanian, 9(2), 119–122. https://doi.org/10.35329/agrovital.v9i2.5157

Ramadhan, D., Riniarti, M., & Santoso, T. (2018). Pemanfaatan cocopeat sebagai media tumbuh sengon laut (Paraserianthes falcataria) dan merbau darat (Intsia palembanica). 6(2), 22–31.

Rohmah, Y. S., Nurlaelah, I., Prianto, A. (2016). Pengaruh limbah cair tahu terhadap pertumbuhan kangkung darat (Ipomoea reptans poir) secara hidroponik pada konsentrasi yang berbeda. In Quagga. 8,(2):1–9.

Rosita, I., Budi, S. W., & Wulandari, A. S. (2017). Efektivitas fungi mikoriza arbuskula dan pupuk p terhadap pertumbuhan bibit leda (Eucalyptus deglupta blume) di media tanah pasca tambang. Jurnal Silvikultur Tropika, 08(2), 96–102.

Ruli, K., Wahyuni, Y., & Beja, H. D. (2023). PKM Pemanfaatan cocopeat untuk media tanam pada pembibitan kakao. Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 202–208. https://doi.org/10.37478/mahajana.v4i3.3308

Safriadi, & Muliandari, N. (2025). Analisis laju asimilasi padi hitam akibat aplikasi mikoriza arbuskula dan jerami padi pada sawah tadah hujan. Planta Simbiosa, 7(1), 1–9. https://doi.org/10.25181/jplantasimbiosa.vXiX.XXXX

Safriadi, Sasli, I., & Rianto, F. (2023). Respon morfofisologi padi hitam senakin akibat fungi mikoriza arbuskula dan jerami padi pada lahan sawah tadah hujan. Jurnal Pertanian Agros, 25(3), 2811–2816.

Serdani, A. D., & Widiatmanta, J. (2019). Respon kandungan logam berat dan pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea) terhadap kombinasi media tanam lumpur lapindo dan mikoriza. Jurnal Viabel Pertanian, 13(2), 16–25. http://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/viabel

Setyoaji, G., & Setiawan, A. W. (2021). Pengaruh umur bibit terhadap pertumbuhan dan hasil sawi caisim (Brassica juncea L.) pada hidroponik sistem rakit apung. AGRITECH, 23(1), 1411–1063.

Simamora, S. A., Delvian, & Elfiati, D. (2014). Keanekaragaman fungi mikoriza arbuskula pada hutan tri dharma Universitas Sumatera Utara. Jurnal Pertanian Univ. Sumatera Utara.

Sukarman, R. K., Rombang, J., & Thomas, A. (2012). Pertumbuhan bibit sengon (Paraserianthes falcataria) pada berbagai media tumbuh. Eugenia, 18(3), 215–221.

Susana, Jumini, & Hayati, M. (2022). The effect of NPK fertilizer dosage and plant spacing on carrot (Daucus carota L.) growth and yield. J. Floratek, 17(1), 9–18.

Syofiani, R., Oktabriana, G. (2020). Respon pupuk guano dan mikoriza dalam memperbaiki sifat kimia dan hasil kedelai pada tailing tambang emas di Kabupaten Sijunjung. Jurnal Agrium, 17(2), 94–101.

Wahyuningsih, A., Fajriani, S., & Aini, N. (2016). Komposisi nutrisi dan media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) sistem hidroponik. Jurnal Produksi Tanaman, 4(8), 595–601.

Wangiyana, W., Putu, G., Aryana, M., Gde, I., Gunartha, E., Wayan, N., & Dulur, D. (2018). Pengaruh inokulasi mikoriza terhadap komponen hasil padi sistem pengairan aerobik yang ditumpangsarikan dengan kacang hijau. Jurnal Agritech, 38, 289–294. https://doi.org/10.22146/agritech.20962

Yuniarti, A., Solihin, E., & Putri, A. T. A. (2020). Aplikasi pupuk organik dan N,P,K terhadap pH tanah, P-tersedia, serapan P, dan hasil padi hitam (Oryza sativa L.) pada inceptisol. Kultivasi, 19(1), 1040. https://doi.org/10.24198/kultivasi.v19i1.24563

Published

2026-03-02

How to Cite

Manurung, R. E., Radian, R., & Sasli, I. (2026). Respons Bibit Kopi Liberika terhadap Fungi Mikoriza Arbuskula, Cocopeat, dan Pupuk NPK pada Tanah Ultisol. Jurnal Agro Industri Perkebunan, 14(1), 77–88. https://doi.org/10.25181/jaip.v14i1.4651

Issue

Section

Article