Eksplorasi Bahan Pewarna Alami sebagai Bahan Tambahan Pangan yang Aman dan Memiliki Bioaktivitas bagi Kesehatan

Oktaf Rina

Sari


Indonesia kaya akan sumber bahan alami yang memiliki pigmen dan dapat dipergunakan
sebagai bahan pewarna alami seperti daun pandan dan daun suji, kayu secang, kunyit dan
bunga telang. Pentingnya melakukan eksplorasi kembali bahan pewarna alami diharapkan akan
menjadi solusi terhadap banyaknya kasus penggunaan bahan pewarna non food grade.
Penggunaan bahan pewarna alami cukup mudah dengan hanya mengambil ekstrak pigmennya
dengan cara maserasi ataupun ekstraksi secara fisika. Bahan tambahan pangan merupakan
bahan pendukung agar produk pangan akan memiliki penampilan dan citarasa yang disukai
konsumen. Teknologi pangan dapat memberikan solusi dalam hal eksplorasi sumber bahan
tambahan alami, khususnya bahan pewarna sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab
secara keilmuan terhadap kondisi pangan dan makanan. Beberapa bioaktivitas pewarna alami
kayu secang yang sudah dipublikasikan seperti reseptor kolagen, hepatoprotektif, antimikroba,
komponen immunosupresi, hepatoprotektif, inhibisi melanogenesis, anti-inflamantori, antidiare
dan antioksidan. Aplikasi penggunaan ekstrak di bidang pengolahan makanan juga telah
banyak dilakukan seperti pewarna makanan dan minuman serta sebagai pengawet pasta
cabai, pengawet daging dan zat antiakrilamida.
Kata kunci : ekstrak, kayu secang, pewarna alami, bioaktivitas, antiakrilamida.


Teks Lengkap:

keynote speaker

Referensi


Badami, Moorkoth, B. Suresh, 2009,Caesalpinia sappan A Medicinal and Dye Yielding Plant,Natural

Product Radiance, 3(2), pp.75-82.

Chang, T.S., S.Y. Chao, H. Ding, 2012, Melanogenesis Inhibition byHomoisolavanone Sappanone A

from Caesalpinia sappan,Int. J. Mol. Sci., 13, pp.10359-67.

Dyvta E. et al., 2013, Extraction of Natural Dyes from Forest Trees and Their Application in

Textiles,International Journal for Scientific Research and Development, 1(3), pp.561-65.

Jun, H. et al., 2008, Antioxidant Activity in Vitro of Three Constituents from Caesalpinia sappan L.

Tsinghua Science and Technology, 13 (4), pp.474-79.

Liang, H. et al., 2013, Brazilein from Caesalpinia sappan. L Antioxidant Inhibits Adipocyte

Differentiation and Induces Apoptosis through Caspase-3

Activity and Anthelmintic Activities against Hymenolepis nana and Anisakis simplex,Evidence-

Based Complementary and Alternative Medicine, article ID 86-4892 , pp.1-14.

Khatun, R. &O. Rahman, 2006, Taxonomic Revision of The Genus Caesalpinia L. (Caesalpiniaceae) for

Bangladesh,Bangladesh J. Plant Taxon., 13(2), pp.93-109.

Nirmagustina, D.E., Zulfahmi &O. Rina, 2011, Sifat Organoleptik dan Kandungan Total Fenol

Minuman Rempah Tradisional (Minuman Secang),Jurnal Teknologi Industri dan Hasil Pertanian,

(1), pp.22-32.

Ren et al., 2011, Inhibition Effect of Brazilin to Human Bladder Cancer Cell Line T24,World Academy of

Science, Engineering and Technology, 60.

Rina. O., 2013, Identifikasi Senyawa Aktif dalam Ekstrak Etanol Kayu Secang (Caesalpinia sappan

L.),Proseding Semirata FMIPA, Universitas Lampung, pp.215-18.

Rina O., Y.R. Widodo dan Ansori, 2012, Kajian Penggunaan Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia

sappan) pada Berbagai Matriks Bahan Pangan berbasis Pati,Laporan Penelitian, Politeknik Negeri

Lampung.

Rina O., C.U. Wirawati dan Ansori, 2012, Efektivitas Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.)

sebagai Bahan pengawet Daging. Jurnal Pertanian Terapan, 12(3), pp.181-86.

Rina O., C.U. Wirawati dan Y.R.Widodo, 2016, Aplikasi Senyawa Pewarna Alami dari Kayu Secang

(Caesalpinia sappan. L) sebagai Pengganti Pewarna Sintetik Rhodamin B pada Berbagai Matriks

Bahan Pangan, Laporan Akhir Insinas Riset Pratama, Politeknik Negeri Lampung.

Rina O., S. Ibrahim, A.Dharma, Afrizal, C.U.Wirawati, 2016, Screening for active agent to antidiarrhea by

an evaluation of antimicrobial activities from three fraction of sappan wood (Caesalpinia sappan.

L), Der Pharma Chemica, 8(19):114-117.

Rina O., S.Ibrahim, A.Dharma, Afrizal, C.U.Wirawati, Y.R.Widodo, 2017, Stabilities Natural Colorant of

Sappan Wood (Caesalpinia sappan. L) for Food and Beverages Coloring in various pH, temperature,

and matrices of food, International Journal of ChemTech Research, 10(1):098-103.

Rina O., 2017, Kajian Daya Inhibisi Kayu Secang (Caesalpinia sappan.L) terhadap Pembentukan

Senyawa Karsinogenik Akrilamida dalam Makanan. Santhikumar N. et al., 2011, Biochemical

Estimation and Antimicrobial Activities of Extracts of Caesalpinia sappan Linn,Bangladesh

Journal Scientific and Industrial Research, 46(4), pp.429-36




DOI: http://dx.doi.org/10.25181/prosemnas.v0i0.843

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Politeknik Negeri Lampung
Jln. Soekarno Hatta No. 10 Rajabasa 
Bandar Lampung
Telp/Faks : 0721-703995/0721-787309
Email : semnas@polinela.ac.id
http://semnas.polinela.ac.id
Contact Person
  1. Analianasari (082180229291)
  2. Jakti Kusuma (082216054393) 
  3. Adryade Reshi Gusta (082281898811)