Analisis Daya Tarik Wisata Mangrove dalam Mendukung Pariwisata Berbasis Lingkungan di Kota Langsa
Keywords:
Daya tarik wisata, Komponen 4A, Kota Langsa, Pariwisata berbasis Lingkungan, Wisata MangroveAbstract
Wisata mangrove merupakan bentuk pariwisata berbasis lingkungan yang berpotensi mendukung pelestarian ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal melalui pendekatan community-based tourism (CBT). Kota Langsa, Provinsi Aceh, memiliki kawasan mangrove yang berpotensi dikembangkan sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya tarik wisata mangrove dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Kota Langsa berdasarkan komponen 4A, yaitu attraction, accessibility, amenities, dan ancillary services. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara terhadap wisatawan, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisata mangrove di Kota Langsa memiliki daya tarik alam yang kuat melalui lanskap mangrove, jalur trekking, serta keanekaragaman flora dan fauna yang bernilai rekreasi dan edukasi. Pengembangan wisata mangrove juga mendukung konsep CBT melalui keterlibatan masyarakat lokal dalam aktivitas ekonomi. Namun, pengembangannya masih menghadapi keterbatasan pada aspek amenities dan accessibility. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan destinasi secara terintegrasi untuk mendukung keberlanjutan wisata mangrove di Kota Langsa.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ulfah ulfah azzahra harahap

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.