Pemeriksaan Teknis dan Nautis Kapal Perikanan di Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.25181/marshela.v4i1.4526Keywords:
Pemeriksaan Teknis, Pemeriksaan Nautis, Kapal Perikanan, Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Syahbandar, Persetujuan Berlayar (PB).Abstract
Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta (PPSNZJ) merupakan salah satu pelabuhan perikanan terbesar di Indonesia yang memiliki peran strategis dalam aktivitas perikanan tangkap nasional. Dalam rangka menjamin keselamatan pelayaran dan operasional kapal perikanan yang sesuai standar, dilakukan pemeriksaan teknis dan nautis terhadap setiap kapal sebelum keberangkatan. Pemeriksaan ini menjadi syarat penting untuk memperoleh persetujuan berlayar (SPB) dari pihak Syahbandar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan dan prosedur pemeriksaan teknis dan nautis kapal perikanan di PPS Nizam Zachman Jakarta, kesesuaian pemeriksaan kapal perikanan dengan standar yang telah ditetapkan, serta kendala atau hambatan yang dihadapi dalam proses pemeriksaan tersebut. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara dan kuesioner dengan 30 responden yaitu petugas Syahbandar dan pihak kapal (nahkoda/ABK/pengurus kapal). Data sekunder diperoleh dari dokumen SOP, sedangkan data primer dikumpulkan melalui pengamatan langsung terhadap pemeriksaan kapal serta dokumentasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prosedur dan tahapan pemeriksaan teknis dan nautis kapal perikanan di PPS Nizam Zachman Jakarta meliputi Persiapan Pemeriksaan, Pemeriksaan Teknis Dan Nautis Kapal, pemeriksaan Pengawakan, Pemeriksaan alat Penangkapan Ikan, Penetapan Hasil Dan Pelaporan serta pemeriksaan Formulir Pendukung. Dari 30 kapal yang diperiksa, Tingkat kepatuhan kapal terhadap standar teknis dan nautis mencapai 93%, dengan mayoritas aspek sudah sesuai, sebagian besar telah memenuhi standar yang ditetapkan dengan tingkat kepatuhan tinggi pada aspek alat tangkap, alat keselamatan, alat navigasi, komunikasi, permesinan, palka, pengawakan, dan tanda pengenal kapal (100% sesuai). Namun, masih terdapat kekurangan pada dokumen administratif (10% tidak sesuai) dan peralatan pemadam kebakaran (20% tidak sesuai). Selain itu, ditemukan beberapa kendala dalam proses pemeriksaan, seperti keterbatasan jumlah petugas, antrean kapal yang padat setelah libur panjang, jarak kapal yang jauh dari dermaga, serta faktor cuaca yang tidak mendukung.
Downloads
References
Hartanto, B. A. (2021). Pengenalan Teknologi Navigasi Bidang Maritim Melalui Virtual Outing Untuk Anak- Anak Jogjakarta Montessori School. Selaparang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, vol 5(1), 963-967.
Mandala, E. S. (2016). Implementasi kebijakan tentang penerbitan surat persetujuan berlayar (SPB)(Studi kasus di Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kijang). Jurnal Ilmu Pemerintahan: Kajian Ilmu Pemerintahan dan Politik Daerah, vol 1(2) 247-264.
Muninggar, R. L. (2020). Penilaian Parameter Ecofishingport pada Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta. . Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan, 11(1), 111-123.
Nababan, B. &. (2017). Persepsi Dan Kepatuhan Nelayan Tanjungbalai Asahan Sumatera Utara Dalam Mendukung Perikanan Tangkap Yang Berkelanjutan (Fishermen’s Perception and Compliance to Support Sustainable Capture Fisheries in Tanjungbalai Asahan, North Sumatra). Marine Fisheries : Journal of marine fisheries technology and management, vol 8 (2), 163-174.
Ompusunggu, M. (2020). Pertanggungjawaban Pidana Pejabat Dinas Perhubungan Yang Mengoperasikan Kapal dan Pelabuhan Yang Tidak Sesuai Menurut Uu No. 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran. .: .
Reza, M. F. (2021). Proses Pemeriksaan Kelaiklautan Kapal Di Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (Ksop) Kelas I Tanjung Emas Semarang. Semarang: Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (Ksop) Kelas I Tanjung Emas Semarang.
Rokhim, I. N. (2024). Analisis Jaringan Kerja Penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (Spb) Kapal Penangkap Ikan Di Ppp Tasikagung, Rembang. ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut, vol 8(2), 211-220.
Satriyo, G. N. (2023). Implementasi Pemeriksaan Kapal Marine Inspector Dalam Menciptakan Keselamatan Ksop Kelas Iii Tanjung Wangi. Jurnal Kemaritiman dan Transportasi, vol 5(1), 58-64.
Setiyantara, Y. P. (2022). Analisis pemeriksaan kapal oleh marine inspector pada KSOP Kelas IV Probolinggo. . Majalah Ilmiah Gema Maritim, , vol 24(2), 114-122.
Suhermansyah, N. C. (2022). Kesesuaian Surat Persetujuan Berlayar (Spb) Dan Surat Tanda Bukti Lapor Kedatangan Kapal (Stblkk) 2019–2021 Di Pelabuhan Perikanan Samudera (Pps) Nizam Zachman Jakarta. Lampung: Politeknik Negeri Lampung.
Sumanda, A. (2022). Kajian Pelayanan Spb Dan Stblkk Di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta . Lampung: Politeknik Negeri Lampung.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aprilia Syah Putri, Mestiria Harbani Sitepu, Fauzi Syahputra, Denta Tirtana, selly Ananda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


