Karakteristik Perikanan Jaring Arad di Kecamatan Kasemen, Kota Serang
DOI:
https://doi.org/10.25181/marshela.v3i2.3963Abstrak
Jaring arad merupakan jaring penangkapan udang sebagai hasil tangkapan utama dan memiliki hasil tangkapan sampingan berupa berbagai macam ikan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hasil tangkapan, mengetahui karakteristik nelayan jaring arad, mengetahui spesifikasi konstruksi kapal dan alat tangkap jaring arad yang berbasis di Kecamatan Kesemen, Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan wawancara. Survei dilakukan secara langsung di lokasi sekitar Kecamatan Kesemen, Kota Serang. Wawancara ini dilakukan kepada sepuluh (10) orang nelayan pengguna jaring arad. Hasil dan pembahasan dari penelitian ini adalah ditemukannya data pendapatan nelayan dengan akumulasi Tingkat persen yang berbeda, hasil tangkapan beserta jenis tangkapannya yang berbeda serta spesifikasi dari konstruksi kapal nelayan dan alat tangkap jaring arad. Konstruksi kapal yang digunakan nelayan arad umumnya dengan ukuran Panjang, lebar dan kedalaman kapal yang berbeda tergantung batas maximum hasil tangkapan dan kekuatan mesin kapal yang digunakan.
Unduhan
Referensi
Auliya Al Bayyinah, D. N. (2021). Status Alat Tangkap Trawl (Arad) dan Pengaruhnya terhadap. Jurnal Sains Dan Inovasi Perikanan, 5(1): 25-34.
Badan Standarisasi Nasional. (2006). Bentuk Baku Konstruksi Pukat Hela Arad.
Hakim, R. (2006). Penggunaan JTED ( Juvenile and Trash Excluder Device) Pada Jaring Arad (mini trawl) di Perairan Tegal, Jawa Tengah. (P. S. Perikanan, Ed.) Skripsi.
Keputusan Presiden Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penghapusan Jaring Trawl. Retrieved From KP/39/1980.
Prisantoso, B. S. (2010). Beberapa Faktor Produksi yang Berpengaruh Terhadap Hasil Tangkapan Jaring Arad di Pantai Utara Jawa Tengah yang Berbasis di Pekalongan. Jurnal PenelitianPerikananIndonesia., 16(2): 93-105.
Salim. (2003). Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga Melalui Pelaksanaan peran Gender dalam Industri Kecil Rumah Tangga Kabupaten Garut. Jurnal Ilmiah Gender
Setiya Triharyuni dan Ignatius Trihargiyatno. (2012). Model Produksi Jaring Arad Di Pantai Utara Jawa Yang Berbasis di Pekalongan, J. Lit. Perikan. Ind.18(4): 213-21.
Sudarso. (2008). Tekanan Kemiskinan Struktural Komunitas Nelayan Tradisional di Perkoaan Jurnal Ekonomi. FISIP. Universitas Airlangga. Surabaya
Sulistyowati. (2014). Persepsi Nelayan Terhadap Jaring Ara Di Kabupaten Batang. Prosiding Seminar Nasional Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian. 1-6.
Sumiono, T. E. (2010). Hasil Tangkapan Dan Laju Tangkap Jaring Arad (Mini Bottom Trawl) Yang Berbasis Di Tpi Asemdoyong Pemalang. Jurnal Literasi Perikanan Indonesia, 267-274.
W., Indrawasih R. Ary. (2009). pengoperasian Jaring Arad di Perairan Pantai Utara Jawa: Masalah dan Penyelesaiannya. J. Bijak dan Riset Sosek, 4 (1), 81-91.
Widianto & Utama, A. (2009). Hasil tangkapan mini trawl udang pada berbagai panjang warp dan lama tarikan. (P. R. Tangkap, Ed.) BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap, 2, 257-330.
Widodo, Slamet. (2010). Strategi Nafkah Rumah Tangga Nelayan Dalam Menghadapi Kemiskinandi Wilayah Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan. Yogyakarta : Universitas Negeri Yogyakarta
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Nada Nur Fadhilah, Andrian Asuda, Daffa Zhaffir Aqilah, Dwi Rifky Darmawan, Ferdi Ardiansyah, Mechel Yesua, Trisno Kunto Nugroho, Daniel Julianto Tarigan, Ahmad Satibi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

