APLIKASI HIDROLOGI FORENSIK DALAM MENELUSURI DAMPAK LIMBAH AGROINDUSTRI TERHADAP SUMBER DAYA AIR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI
DOI:
https://doi.org/10.25181/jupiter.v5i1.4309Keywords:
argoindustri, hidrologi forensik, limbah cair, polusi, sumberdaya airAbstract
Aktivitas agroindustri di daerah pedesaan dan perkotaan kerap menghasilkan limbah cair yang berdampak terhadap kualitas sumber daya air. Artikel ini mengkaji penggunaan pendekatan hidrologi forensik untuk menelusuri asal muasal limbah dan dampaknya terhadap sistem hidrologi, khususnya di daerah aliran sungai (DAS) yang menjadi lokasi utama pengembangan agroindustri. Melalui analisis kualitas air, isotop stabil, dan jejak kimia, metode ini memungkinkan pelacakan akurat terhadap pencemaran yang terjadi. Studi kasus dilakukan di kawasan agroindustri pengolahan kelapa sawit dan tebu di Sumatera bagian selatan. Hasil menunjukkan adanya degradasi kualitas air tanah dan permukaan secara signifikan akibat pembuangan limbah yang tidak terkelola. Rekomendasi diberikan berupa integrasi sistem pengolahan limbah yang lebih ketat berbasis pemetaan risiko hidrologi forensik. Kajian ini diharapkan dapat mendukung pembangunan agroindustri berkelanjutan yang adaptif terhadap risiko lingkungan air.