Pengaruh Penggunaan Pupuk Kompos Terhadap Pertumbuhan Kacang Tanah (Arachis hypogaea) di Lahan Organik
DOI:
https://doi.org/10.25181/jplantasimbiosa.v7i2.4401Abstrak
Pertanian organik adalah sistem budidaya ramah lingkungan yang mengutamakan bahan alami dan menghindari penggunaan bahan kimia sintetis, sebagai penunjang pertumbuhan kacang tanah, sistem ini mengandalkan pupuk kompos sebagai sumber nutrisi. Pupuk kompos dipercaya kaya akan hara alami dan dapat memperbaiki kondisi tanah. Penggunaan pupuk kompos yang tepat diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kacang tanah di Indonesia yang saat ini masih rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dosis penggunaan pupuk kompos terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Langkap (RAL), dengan satu faktor yaitu dosis pupuk kompos, diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan terdiri dari beberapa dosis pupuk kompos, yaitu C0 tanpa kompos; C1 kompos 20 ml/L; C2 kompos 40 ml/L; C3 kompos 60 ml/L. Hasil penelitian ini yaitu dosis C1 (20 ml/L) yang paling optimal untuk pertumbuhan vegetatif, menghasilkan tinggi tanaman yang jauh lebih baik dibandingkan dengan dosis lainnya, dan berat polong (hasil panen): dosis C3 (60 ml/L) merupakan yang paling efektif untuk fase generatif, menghasilkan berat polong tertinggi secara signifikan.
Kata Kunci: Dosis, Kacang Tanah, Kompos, Organik, Produksi
Unduhan
Referensi
Adewale, T. T., Olayinka, A. O., & Samuel, E. O (2022). Effect of Organic and Inorganic Fertilizer on the Growth and Yield of Groundnut (Arachis hypogaea L.). . Journal of Soil Science and Environmental Management.
Armanda, F., Hermawati, T., & Rinaldi, R. (2021). Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah Terhadap Pemberian Pupuk Kompos Kotoran Kambing. Jurnal Agroecotania: Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian, 4(1), 26–37.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Produksi Tanaman Pangan di Indonesia.
Green, R., & Lee, K. (2020). Nutrient Allocation in Crops and its Effect on Yield and Biomass. Agronomy Journal.
Haryanto, E., Hidayat, N., & Rosmalianti, L. (2018). Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Terhadap Pemberian Kompos Jerami Padi dan Biourin Sapi. Jurnal Agroteknologi Tropika, 7(1), 1–8.
Haryati, T., & Suhartatik, E. (2020). Pengaruh Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah di Lahan Marginal. Jurnal Agronomi Indonesia, 48(1), 45–53.
Jones, A., & Miller, T. (2021). Environmental Factors Affecting Crop Yield and Quality. Crop Science Journal.
Kramer, P. J., & Boyer, J. S. (1995). Water Relations of Plants and Soils. Academic Press.
Lingga, P. , & Marsono. (2007). Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya.
Marschner, H. (2012). Marschner’s Mineral Nutrition of Higher Plants. Academic Press.
Purnomo, S., & Sudaryono, S. (2022). Pengaruh Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah (Arachis hypogaea). Penarik: Jurnal Ilmu Pertanian Dan Perikanan, 2(2), 247–255.
Setyorini, D., Agustina, E., & Handayani, T. S. (2018). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik dan Pupuk Anorganik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.). Jurnal Agronomi.
Smith, J., Williams, M., & Johnson, A. (2019). Optimizing Organic Fertilizer Application Rates for Vegetable Crops. Journal of Organic Farming.
Sutanto, R. (2002). Penerapan Pertanian Organik: Pemasyarakatan dan Pengembangannya. Kasinus.
Sutaryo, S. (2019). Manfaat Pupuk Kompos dalam Sistem Pertanian Organik. Jurnal Tanah Dan Sumber Daya Alam, 10(3), 200–212.
Thompson, P., Lipton, K., & Barrows, G. (2020). Organic agriculture: A review of the Current State of Research. Journal of Sustainable Agriculture.
Wilson, G., Evans, L., & Taylor, S. (2018). Impact of Organic Matter on Soil Fertility and Legume Productivity. Soil and Tillage Research.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Evi Yunita Sari, Yuriansyah, Arum Sekar Buana, Septiana

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





