Kandungan β-Karoten dan Produksi Plasma Nutfah Ubi Jalar Lokal Lampung pada Umur Panen yang Berbeda
β-Carotene Content and Germplasm Production of Local Sweet Potatoes in Lampung at Different Harvest Ages
DOI:
https://doi.org/10.25181/jplantasimbiosa.v4i1.2518Abstrak
Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) berdaging oranye banyak mengandung β-karoten,
makanan kaya vitamin A yang dapat membantu memerangi kekurangan vitamin A dan
kekurangan gizi terutama pada masyarakat di negara berkembang. Tujuan penelitian ini
menyeleksi ubi jalar lokal Lampung yang memiliki kandungan β-karoten dan mengetahui
umur panen yang tepat untuk mendapatkan kandungan β-karoten dan produksi yang
tinggi. Penelitian dilakukan di lahan Politeknik Negeri Lampung menggunakan
rancangan acak kelompok (RAK) diulang 2 kali. Perlakuan terdiri dari 30 genotipe
plasma nutfah ubi jalar dan 2 waktu umur panen (3 bulan setelah tanam dan 4 bulan
setelah tanam). 30 genotipe tersebut dilakukan seleksi berdasarkan warna daging (kuning
sampai oranye tua), selanjutnya di uji kandungan β-karoten dan produksinya pada umur
panen panen 3 bulan dan panen 4 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30
genotipe, terdapat 16 genotipe yang memiliki warna daging kuning sampai oranye tua.
Kandungan β-karoten, berat umbi per tanaman, dan jumlah umbi per tanaman lebih tinggi
pada panen 4 bulan dibandingkan panen 3 bulan. Genotipe LPG-01 (lokal Lampung) pada
panen 3 bulan memiliki kandungan β-karoten lebih tinggi dibandingkan dengan genotipe
lainnya yakni 1.902 µg/100g, sedangkan pada umur 4 bulan memiliki kandungan βkaroten
hampir setara dengan genotipe Beta-1, namun lebih tinggi jika dibandingkan
dengan genotipe lainnya, yakni 40.493 µg/100g. Genotipe LPG 01 memiliki berat umbi
(1.191,90 g per tanaman), dan jumlah umbi (5,63 umbi per tanaman) lebih tinggi
dibandingkan dengan genotipe lainnya.
Key words: β-karoten, produksi, ubi jalar, umur panen.





