Karakteristik dan Masalah Sistem Produksi Usahatani Padi Secara Tradisional Lahan Rawa Lebak di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan

Waluyo Waluyo, Suparwoto Suparwoto

Sari


Lahan rawa lebak merupakan salah satu sumber daya alam potensial untuk
pembangunan pertanian dimasa kini dan masa akan datang. Usaha pemanfaatan
lahan ini sesungguhnya bukan hal yang baru, namun telah berlangsung cukup
lama. Untuk mengetahui karakteristik dan masalah sistem usahatani di lahan rawa
lebak, pada tahun 2013 telah dilakukan penelitian dengan metode survey yang
sekaligus menerapkan metode pemahaman pedesaan dalam waktu singkat atau
Rapid Rural Apraisal yang disingkat dengan PPWS atau RRA yang mengambil
Desa Kota Daro II Kecamatan Rantau Panjang kabupaten Ogan Ilir sebagai desa
kasus. Hasil penelitian menunjukkan tingkat teknologi yang diterapkan petani
(responden) dalam berusahatani terutama usahatani padi sawah adalah teknologi
tradisional dimulai dari mempersiapkan areal pertanaman yang tanpa melakukan
pengolahan tanah, penggunaan padi varietas lokal yang berumur panjang (5-6
bulan) sampai pengambilan hasil yang masih menggunakan cara-cara lama dan
dan peralatan hanya berupa parang dan ani-ani. Disamping disebabkan oleh
kondisi lahan yang masih alami pengaturan airnya belum berkembangnya dengan
baik serta adanya gangguan hama dan penyakit, sehingga mengakibatkan hasil
yang dicapai kurang memuaskan dengan produksi rata-rata rendah yaitu 2,5 ton
dan hanya ditanam satu kali dalam satu tahun. Usaha peningkatan produksi per
ha serta penambahan intensitas tanam tanaman padi terutama pada tipologi lahan
rawa lebak yang memungkinkan (lebak dangkal dan tengahan) dengan
menggunakan padi varietas unggul nasional serta peningkatan pendapatan melalui
pembudidayaan akan dihadapkan pada beberapa masalah, antara lain fluktuasi
air rawa lebak belum bisa diatur atau masih tergantung pada alam, dan pola
curah hujan yang senatiasa berubah-ubah setiap tahun. Disamping faktor teknis
agronomis pengembangan sistem usahatani di lahan rawa lebak juga dihadapkan
pada masalah modal usaha, rendahnya tingkat pendidikan formal yang pernah
diikuti petani, belum berdiri dan atau berfungsinya lembaga-lembaga pedesaan
yang mendukung bagi pengembangan sistem usahatani seperti KUD dan kios-kios
sarana produksi serta aktivitas pengelolaan usahatani masih dilakukan sendiri-
sendiri.
Kata Kunci : karakteristik, rawa lebak, produksi


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Waluyo dan Suparwoto: Karakteristik Dan Masalah Sistem Produksi Usahatani Padi Secara Tradisional...

Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian Polinela 2014

Monografi desa. 2006. Potensi Desa Kota Daro II, Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten Ogan

Ilir.

Sulaksono, M . (1991). Usaha pengembangan tanaman pangan di lahan rawa lebak Sumatera

Sealtan. Makalah disampaikan pada seminar nasional teknologi pemanfaatan lahan rawa

loebak. Palembang 23 –24 Oktober 1991.

Puslitbangtanak. 2002. Anomali iklim. Evaluasi dampak, peramalan dan teknologi antisipasinya.

Untuk menekan resiko penurunan produksi. Laporan hasil penelitian. Pusat Penelitian dan

Pengembangan Tanah dan Agroklimat.

Waluyo, Suparwoto dan I.G Inu. 2000. Potensi dan peluang pengembangan tanaman pangan di

lahan rawa lebak Sumatera Selatan. Dalam Proseding Seminar Nasional Penelitian dan

pengembangan Pertanian di lahan Rawa. Cipayung, 25-27 Juli 2000.

Waluyo, Supartha, dan M. Syarief. 2004. Uji adaptasi galur-galur harapan dan varietas padi di

lahan rawa lebak. Dalam Laporan tahunan hasil penelitian Kebun Percobaan Kayuagung.

Waluyo, Suparwoto, Supartha dan Legino. 2007. Laporan tahunan kegiatan Prima Tani Desa Kota

daro II, Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir. Balai Pengkajian teknologi

Pertanian Sumatera Selatan.

Indek Pertanaman (IP 200) di Sumatera Selatan. Dalam Proseding Seminar Nasional Hasil-

hasil penelitian dan Pengkajian (Balitbangda) Sumatera Selatan. Palembang, 13-14

Desember 2010.Alkasuma, Agus, dan Waluyo. 2007. Karakterisasi Sumber daya lahan di desa Kota Daro II

Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan. Balai Pengkajian

Teknologi Pertanian Sumatera Selatan.




DOI: http://dx.doi.org/10.25181/prosemnas.v0i0.373

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Politeknik Negeri Lampung
Jln. Soekarno Hatta No. 10 Rajabasa 
Bandar Lampung
Telp/Faks : 0721-703995/0721-787309
Email : semnas@polinela.ac.id
http://semnas.polinela.ac.id
Contact Person
  1. Analianasari (082180229291)
  2. Jakti Kusuma (082216054393) 
  3. Adryade Reshi Gusta (082281898811)