Efikasi berbagai Dosis Cuka Bambu Sebagai Bahan Penginduksi Ketahanan Tanaman Jagung (Zea mays) terhadap Penyakit Bulai (Peronoclerospora maydis)

Efficacy Various Dosage of Bamboo Vinegar as Inducers for Maize Resistance Against Bulai Disease (Peronoclerospora maydis)

Penulis

  • Muzayyanah Rahmiyah Universitas Tidar
  • Muhammad Habibullah Universitas Tidar

DOI:

https://doi.org/10.25181/jplantasimbiosa.v2i2.1739

Abstrak

Pemanfaatan cuka asal tanaman terutama cuka bambu sebagai inducer ketahanan tanaman,khususnya tanaman jagung belum banyak dilaporkan di Indonesia. Cuka bambu diyakini dapat menjadi bahan organik yang mampu menginduksi ketahanan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis terbaik dari cuka bambu sebagai bahan penginduksi ketahanan tanaman jagung terhadap penyakit bulai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Oktober 2020 di Laboratorium dan Screenhouse Fakultas Pertanian, Universitas Tidar. Percobaan disusun dengan Rancangan Acak Lengkap dengan 11 perlakuan yaitu K-, K+, P6, P4, P2, A6, A4, A2, J6, J4 dan J2 dengan pengulangan sebanyak 8 kali.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman namun tidak pada jumlah daun. Perlakuan J2 memberikan pengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman.. Tanaman jagung yang diberi perlakuan benih J2 tumbuh dengan tinggi rata-rata 78,18 cm dan memiliki ketahanan terhadap penyakit bulai paling tinggi. Tingkat keparahan serangan bulai hanya mencapai 26%.   Kata kunci : cuka bambu, bulai, Peronosclerospora maydis

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2020-10-31

Terbitan

Bagian

Artikel