Umur Simpan Benih Kedelai (Glycine max (L.) Merrill) Varietas Anjasmoro pada Kondisi Ruang Simpan Berbeda

Storability of Soybean Seed (Glycine max (L.) Merrill) Anjasmoro Variety in Different Storage Conditions

Penulis

  • Rini Azharini Politeknik Negeri Lampung
  • Onny Chrisna Pandu Pradana Politeknik Negeri Lampung
  • Ari Wahyuni Politeknik Negeri Lampung

Abstrak

Salah satu faktor penghambat produksi kedelai di daerah tropis yakni kemunduran benih yang sangat cepat selama penyimpanan sehingga mengurangi penyediaan benih berkualitas tinggi. Pengadaan benih kedelai dalam jumlah yang cukup dan tepat pada waktunya menjadi kendala karena daya simpan benih kedelai yang relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui umur simpan benih kedelai pada kondisi ruang simpan yang berbeda, mengetahui vigor daya simpan benih kedelai pada periode simpan yang berbeda dan mengetahui apakah vigor daya simpan benih kedelai pada periode simpan yang berbeda ditentukan oleh kondisi ruang simpan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) split – plot dengan petak utama periode simpan (T) terdiri dari 6 taraf  1, 2, 3, 4, 5, dan 6, kemudian ruang simpan (P) sebagai anak petak yaitu P1 = freezer , P2 kulkas dan P3 = suhu ruangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa umur simpan benih kedelai dipengaruhi atau ditentukan oleh ruang penyimpanan. Benih kedelai varietas Anjasmoro dapat disimpan selama enam bulan pada ruang penyimpanan frezeer dan kulkas. Benih kedelai varietas Anjasmoro dapat disimpan selama lima bulan pada kondisi ruang penyimpanan suhu ruang.   Kata kunci: kemunduran, suhu, vigor

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2020-10-30

Terbitan

Bagian

Artikel