Pengembangan Varietas Tahan Naungan Untuk Mendukung Peningkatan Produksi Tanaman Pangan

Authors

  • Kiki Kusyaeri Hamdani Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Barat
  • Heru Susanto

Abstract

Salah satu permasalahan budidaya di lahan-lahan tegakan seperti lahan perkebunan dan lahan perhutani adalah intensitas cahaya yang rendah akibat naungan. Varietas unggul tanaman pangan tahan naungan dapat menjadi salah satu solusi untuk permasalahan tersebut. Saat ini Balitbangtan sudah menghasilkan dan mengembangkan varietas-varietas tanaman pangan tahan naungan diantaranya padi (Rindang 1 Agritan, Rindang 2 Agritan), kedelai (Dena 1 dan Dena 2), dan jagung (Jhana 1). Dengan banyak tersedianya varietas unggul tanaman pangan yang tahan naungan akan memudahkan peningkatan produksi pangan terutama untuk komoditas padi, kedelai, dan jagung.Kata kunci: budidaya, lahan tegakan, lahan perkebunan, varietas unggul

References

Aisyah, Y., N. Herlina. 2018. Pengaruh jarak tanam tanaman jagung manis (Zea mays L. var. saccharata) pada tumpang sari dengan tiga varietas tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merrill). Jurnal Produksi Tanaman. 6(1):66-75.

Akari, T., T.T. Oo, F. Kubota. 2014. Effects of shading on growth and photosynthetic potential of greengram (Vigna radiata (L.) Wilczek) cultivars. Environmental Control in Biology. 52(4): 227-231.

[Balitkabi] Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi. 2016. Deskripsi varietas unggul kedelai 1918-2016. [diunduh 22 Januari 2020]. http://balitkabi.litbang.pertanian.go.id/publikasi/deskripsi-varietas/.

[Balitbangtan] Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 2019. Deskripsi varietas unggul baru padi. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian.

Chairudin, Efendi, Sabaruddin. 2015. Dampak naungan terhadap perubahan karakter agronomi dan morfo-fisiologi daun pada tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merrill). Journal Floratek. 10:26-35.

Chauvan, S.K., W.S. Dhillon, N. Singh, R. Sharma. 2013. Physiological behaviour and yield evaluation of agronomic crops under agri-horti-silviculture system. Intl. J. Plant. Res. 3(1):1-8.

De Bruin, J.L., P. Pedersen. 2009. Growth, yield, and yield component changes among old and new soybean cultivars. Journal of Agronomy. 101(1): 124-130.

Deng, F., L. Wang, X. Yao, J.J. Wang, W.J. Ren, W.Y. Yang. 2009. Effects of different-growing-stage shading on rice grain-filling and yield. J. Sichuan Agric. Univ. 27(3):265-269.

Dewi S.S., R. Soelistyono, A. Suryanto. 2014. Kajian pola tanam tumpangsari padi gogo (Oryza sativa L.) dengan jagung manis (Zeai mays saccharata Sturt L.). J. Produksi Tanaman. 2(2):137-144.

Egli, DB. 2010. Soybean reproductive sink size and short-term reductions in photosynthesis during flowering and pod set. Crop Science. 50:1971-1977.

Emmanuel, G.A., D.M. Mary. 2014. Effect of light intensity on growth and yield of a Nigerian local rice variety-Ofada. Intl. J. Plant Res. 4(4):89-94.

Ginting, J., B. Sengli, J. Damanik, J.M. Sitanggang, C. Muluk. 2015. Effect of shade, organic minerals and varieties on growth and production of upland rice. Intl. J. Sci. Tech. Res. 4(1):68-74.

Gong, W.Z., C.D. Jiang, Y.S. Wu, H.H. Chen, W.Y. Liu, W.Y. Yang. 2015. Tolerance vs. avoidance: two strategies of soybean (Glycine max) seedlings in response to shade in intercropping. Phosynthetica. 53(2):259-268.

Green-Tracewicz, E., E.R. Page, C.J. Swanton. 2011. Shade avoidance in soybean reduces branching and increases plant-to-plant variability in biomass and yield per plant. Weed Science 59(1):43-49.

Karamoy, L. 2009. Relationship between climate and soybean growth. Soil Environment. 7(1): 65-68.

[Kementan] Kementerian Pertanian. 2019. Surat Keputusan Pelepasan Varietas Jagung Hibrida Jhana 1. Kementerian Pertanian.

Kisman, N. Khumaida, Trikoesoemaningtyas, Sobir, D. Sopandie. 2007. Karakter morfofisiologi daun, penciri adaptasi kedelai terhadap intensitas cahaya rendah. Bul. Agron. 35(2):96-102.

Kosma, C., Triantafyllidis, V. Papasavvas, A. Salahas, G. Patakas. 2013. Yield and nutritional quality of greenhouse lettuce as affected by shading and cultivation season. Emirates Journal of Food and Agriculture. 25:974-979.

Li, L., Y.T. Gan, R. Bueckert, T.D. Warkentin. 2010. Shading, defoliation and light enrichment effects on chickpea in northern latitudes. Journal of Agronomy and Crop Science. 196:220-230.

Li, T., L.N. Liu, C.D. Jiang, Y.J. Lin, L. Shi. 2014. Effects of mutual shading on the regulation of photosynthesis in field-grown sorghum. J. Photochem. Photobio. B:Biology. 137:31-38.

Liu, B., C. Wang, Y.S. Li, J. Jin, S.J. Herbert. 2010. Soybean yield and yield component distribution across the main axis in response to light enrichment and shading under different densities. Plant Soil Enviromen. 56(8):384-392.

Lubis, R. Herminasari, Sunaryo, A. Santika, E. Suparman. 2007. Toleransi galur padi gogo terhadap cekaman abiotik. Prosiding Apresiasi Hasil Penelitian Padi. Balai Penelitian Padi, Sukamandi.

Mauro, R.P., O. Sortino, M. Dipasquale. 2014. Phenological and growth response of legume cover crops to shading. The Journal of Agricultural Science. 152:917-931.

Muhidin, K. Jusoff, S. Elkawakib, M. Yunus, Kaimuddin, Meisanti, S.G. Ray, B.L. Rianda. 2013. The development of upland red rice under shade trees. World App. Sci. J. 24(1):23-30.

Mulyani, A., D. Nursyamsi, M. Syakir. 2017. Strategi pemanfaatan sumberdaya lahan untuk pencapaian swasembada beras berkelanjutan. Jurnal Sumberdaya Lahan. 11(1):11-22.

Mutmaidah, S., T. Sundari. 2017. Efisiensi pemanfaatan lahan untuk memaksimalkan pendapatan dengan pola tumpangsari jagung dan kedelai. Hal.332-340. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi 2017. Inovasi Teknologi Akabi Siap Mendukung Tercapainya Swasembada dan Kedaulatan Pangan. 26 Juli 2017. Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi Malang.

Perdhana F., N. Sutrisna, Basuno. 2017. Pemanfaatan lahan di bawah tegakan kelapa dalam mendukung swasembada kedelai. Buletin Hasil Kajian. 7(07):54-61.

Pratiwi, P., R. Artari. 2018. Respon morfo-fisiologi genotipe kedelai terhadap naungan jagung dan ubikayu. J. Agron. Indonesia. 46(1):48-56.

Rahmasari, D.A., Sudiarso, H.T. Sebayang. 2016. Pengaruh jarak tanam dan waktu tanam kedelai terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max) pada baris antar tebu (Saccharum officinarum L). Jurnal Produksi Tanaman. 4(5): 392-398.

Rogi, J.E.X., J.I. Kalangi, J.A. Rombang, A. Lumingkewas, S. Tumbelaka, Y. Paskalina. 2010. Produktivitas jagung (Zea mays L.) pada berbagai tingkat naungan tanaman kelapa (Cocos nucifera L.). Buletin Palma. 38:49-59.

Sasmita, P. 2008. Skrining ex situ genotip padi gogo haploid ganda toleran intensitas cahaya rendah. J. Agrik. 19(1):75-82.

Silitonga, T.S. 2004. Pengelolaan dan pemanfaatan plasma nutfah padi di Indonesia. Buletin Plasma Nutfah 10(2): 56-71.

Sopandie D., M.A. Chozin, S. Sastrosumarjo, T. Juhaeti, Sahardi. 2003. Toleransi padi gogo terhadap naungan. Hayati. 10(2):71-75.

Sundari, T., R. Artari. 2018. Respons galur-galur kedelai terhadap naungan. Buletin Palawija. 16(1):27-35.

Sundari T., S. Mutmaidah. 2018. Identifikasi kesesuaian genotipe kedelai untuk tumpangsari dengan ubi kayu. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia. 23(1):29-37.

Sundari, T., G.W.A. Susanto. 2015. Pertumbuhan dan hasil biji genotipe kedelai di berbagai intensitas naungan. Pen. Pert. Tan. Pangan 34:203-218.

Sundari, T., S. Wahyuningsih. 2017. Penampilan karakter kuantitatif genotipe kedelai di bawah naungan. J. Biologi Indonesia. 13(1):137-147.

Susanto G.W.A., T. Sundari. 2011. Perubahan karakter agronomi aksesi plasma nutfah kedelai di lingkungan ternaungi. Jurnal Agronomi Indonesia. 39(1):1-6.

Sutoro, I.H., Somantri, T.S. Silitonga, S.G. Budiarti, Hadiatmi, Asadi, Minantyorini, N. Zuraida, T. Suhartini, N. Dewi, M. Setyowati, T.P.H. Zulchi, S. Diantina, A. Risliawati, E. Juliantini. 2010. Katalog data paspor plasma nutfah tanaman. Bogor (ID): BB Biogen.

Syafrudin, Suwarti, M. Azrai. 2014. Penyaringan cepat dan toleransi tanaman jagung terhadap intensitas cahaya rendah. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan. 33(1):36-43.

Toha, H.M. 2007. Pengembangan padi gogo menunjang program P2BN. Prosiding Apresiasi Hasil Penelitian Padi. Balai Penelitian Padi, Sukamandi.

Verchot, L.V., M.V. Noordwijk, S. Kandji, T. Tomich, C. Ong, A. Albrecht, J. Mackensen, C. Bantilan, K.V. Anupama, C. Palm. 2007. Climate change: linking adaptation and mitigation through agroforestry. Mitig. Adapt. Strat. Glob. Change. 12:901-918.

Wu, Y., W. Gong, F. Yang, X. Wang, T. Yong, W. Yang. 2016. Responses to shade and subsequent recovery of soya bean in maize-soya bean relay strip intercropping. Plant Production Science 19(2): 206-214.

Yi, W., Z. Xia, Y. Wen-yu, S. Xin, S. Ben-ying, C. Liang. 2016. Effect of shading on soybean leaf photosynthesis and chlorophyll fluorescence characteristics at different growth stages. Journal Scientia Agricultura Sinica. 49(11): 2072-2081 (10 Agustus 2016).

Yoshida, S., F.T. Parao. 1976. Climate Influence on yields and yields of lowland rice in tropics. In: Climate and Rice. IRRI, Philippines.

Yullianida, A. Hairmansis, A.P. Lestari, R. Hermanasari. 2017. Toleransi galur-galur padi gogo generasi menengah dan lanjut terhadap cekaman naungan artifisial. hal. 89-101. Prosiding Seminar Nasional PERIPI 2017. Pemanfaatan Sumberdaya Genenik untuk Perbaikan Produktivitas dan Kualitas. Bogor, 3 Oktober 2017. Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Indonesia.

Yusuf, A. 2008. Pengkajian empat varietas padi gogo sebagai tanaman tumpang sari perkebunan. Makalah Seminar Nasional. Pekan Padi Nasional II. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Sukamandi.

Zhang, L.L., W.Z. Zhang, Y.D. Han, Z.H. Wang, L.X. Yan, S.K. Gao. 2007. Effect of shading on rice quality of different panicle types. Liaoning Agric. Sci. 2:18-21.

Published

2020-05-18

Issue

Section

Artikel