Produktivitas Padi Sawah Organik Menggunakan Pupuk Kompos Azolla Bentuk Pellet

Penulis

  • Iwan Gunawan

DOI:

https://doi.org/10.25181/jplantasimbiosa.v1i1.1263

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kompos azolla bentuk pellet terhadap pertumbuhan dan produktivitas padi sawah organik. Petak satuan percobaan masing-masing berukuran 500 m2 yaitu Petak kontrol berupa budidaya padi sawah konvensional dengan pemupukan lengkap Urea 100 kg.ha-1, SP-36 100 kg.ha-1, KCl 100 kg.ha-1, dan Ponska 150 kg.ha-1; Petak azolla tumpangsari; dan Petak azolla tumpangsari + kompos azolla pellet. Pupuk kompos azolla pada plot (P) diberikan dalam dosis 4 ton.ha-1. Produktivitas tanaman padi organik dengan pemberian pupuk kompos azolla bentuk pellete mencapai 6,25 ton.ha-1 dan tidak berbeda nyata dengan hasil pada pemupukan lengkap.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Gunawan, I., R. Kartina. 2012. Substitusi kebutuhan nitrogen padi sawah oleh tumbuhan air azolla (Azolla pinnata). Jurnal Penelitian Pertanian Terapan. 12(3) : 175-180.

Gunawan, I., 2014. Kajian Peningkatan Peran Azolla Sebagai Pupuk Organik Kaya Nitrogen pada Padi Sawah. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan. 14(2) : 134-138

Gurung, S.,B.N. Prasad. 2005. Azolla And Cyanobacteria (Bga): Potential Biofertilizers For Rice.Scientific

World. 3.(3) :85-89.

Hendrarti, E., D. Sopandie, K. Idris, E.L. Sisworo.1998. Pengaruh lapisan azolla terhadap pertumbuhan, produksi dan efisiensi penggunaan pupuk urea bertanda 15N pada padi sawah. Pertemuan Ilmiah Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Isotop dan Radiasi, BATAN. Jakarta (Indonesia), 18-19 Feb 1998.

Kartina, R. 2013. Optimalisasi takaran pupuk organik azolla pada budidaya Caisin (Brassica compestris var.Chinensis) dalam sistem budidaya organik. Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi V SATEK & INDONESIA HIJAU. ISBN 978- 979-8510-17-7. Bandar Lampung 19-20 November 2013.

Khan, M.M. 1983. A primer on Azolla production and utilization in agriculture. Jointly published by: University of the Philippines at Los Banos (UPLB); Philippine Council for Agriculture and Resources Research and Development (PCARRD); Southeast Asiann Regional Center for Graduate Study and research in Agriculture (SEARCA).

Kloepper, J.W. 1993. Plant growth- promoting rhizobacteria as biological control agents. p. 255- 274. In F.Blaine Metting, Jr. (Ed.). Soil Microbiology Ecology, Applications in Agricultural and Environmenta Management. Marcel Dekker, Inc., New York.

Obatolu, C.R., A.A. Agboola. 1991. The potential of Siam weed (Chromolaena odorata) as a source of organik matter for soils in the humid tropics. Soil Organic Matter Dyanamics and Sustainability of Tropical Agriculture. Proceeding of an International Symposium Organized by the Laboratory of Soil Fertility and Soil Biology. Katholieke Universiteit Leuven and the International Institute of Tropical Agriculture (IITA) and held in Leuven, Belgium, 4-6 November 1991. John Wiley and Sons. 1991.

Purba, A. F. 2012. Pemberian Azolla Untuk Mengurangi Dosis Urea Padi Sawah (Oryza sativa L ) Pada Inseptisol di Silakkidir Kecamatan Hutabayuraja Kabupaten Simalungun. http: //repository.usu.ac.id/handle/12345 6789/32852.

Suriadikarta, D. A., D. Setyorini. 2005. "Laporan Hasil Penelitian Standar Mutu Pupuk Organik." Balai Penelitian Tanah, Bogor .

Soerjandono, N.B., T. Sopiawati. 2005.Teknik pengambilan contoh azolla pada sistem mina-padi azolla.Buletin Teknik Pertanian.10 (1) : 33-36.

Yang, S.S. 2001. Recent advances in composting. In the Proceeding of Issues in the Management of Agricultural Resources. Food &

Fertilizer Technology Center. Taiwan, ROC.

Watanabe, I., C.R. Espinas, N.S. Berja, B.V. Alimagno, 1997.Utilization of the Azolla –Anabaena as a nitrogen fertilizer for rice.IRRI Res. Pap.Ser 11.

Rahmatika, W. 2010. Pertumbuhan tanaman padi (Oryza sativa L.) akibat pengaruh persentase N (Azolla dan Urea). Makalah seminar Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB. Hal:88-84.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-06-09

Terbitan

Bagian

Artikel