Uji Potensi Hasil Enam Galur Jagung Hibrida Rakitan Politeknik Negeri Lampung

Penulis

  • David Aristoteles
  • Jaenudin Kartahadimaja
  • Eka Erlinda Syuriani

DOI:

https://doi.org/10.25181/jplantasimbiosa.v1i1.1260

Abstrak

Jagung merupakan tanaman yang memegang peranan kedua setelah padi. Jagung hibrida merupakan generasi F1 hasil persilangan dua atau lebih galur murni dan memiliki perbedaan keragaman antar varietas, tergantung dari tipe hibridisasi dan stabilitas galur murni. Produsen benih utama jagung hibrida yang ada di indonesia saat ini hanya melakukan perbanyakan (produksi) benih jagung hibrida F1 saja, sedangkan inbreednya masih diimpor dari luar negeri. Jadi, Indonesia hanya sebagai tempat perbanyakan benih hibrida F1 nya saja. Penelitian dilaksanakan dilahan Politeknik Negeri Lampung yang bertujuan untuk mengetahui galur yang lebih baik dari ke-enam galur yang diujikan dengan menggunakan metode rancangan kelompok teracak sempurna (RKTS) dan jika data yang diperoleh berbeda nyata maka diuji menggunakan uji BNT pada taraf 5%. Penelitian ini menggunakan 6 perlakuan galur yaitu A(PL 105x302), B(PL 205x406), C(PL 202x401), D(PL 205x401), E(PL 403x302) dan F(PL 304x401). Ke enam galur jagung hibrida silang tunggal (single cross) rakitan Politeknik Negeri Lampung yang diujikan galur D (PL 205x401) memiliki hasil produksi per hektar tertinggi yaitu 12537,9 kg. Galur B (PL 205x406), C (PL 202x401), D (PL 205x401), dan galur F (PL 304x401) merupakan galur jagung yang memiliki kuantitas dan kualitas unggul yang dapat dijadikan sebagai calon varietas jagung hibrida komersial.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-06-09

Terbitan

Bagian

Artikel