Aplikasi Berbagai konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Baby Buncis (Phaseolus culgaris L.)

Application of Various Concentrations of Plant Growth Regulator (PGR) on the Growth and Yield of Common Bean (Phaseolus culgaris L.)

Penulis

  • Wuriesyliane Wuriesyliane Universitas Sjakhyakirti
  • Sawaluddin Sawaluddin Universitas Sjakhyakirti

DOI:

https://doi.org/10.25181/jplantasimbiosa.v4i1.2512

Abstrak

Baby Buncis (Phaseolus vulgaris L.) merupakan tanaman yang telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia (Rukmana, 1998).  Tanaman baby buncis (Phaseolus vulgaris L.) juga termasuk tanaman semusim yang berbentuk perdu. baby buncis merupakan salah satu sayuran kelompok kacang-kacangan yang digemari masyarakat. Tingginya minat konsumen terhadap baby buncis direspons petani dengan melakukan upaya meningkatkan produksi baby buncis. Salah satu cara meningkatkan pertumbuhan tanaman baby buncis yaitu dengan pemberian Zat Pengatur Tumbuh. Pemberian zat pengatur tumbuh dapat memperbaiki pertumbuhan tanaman salah satunya mempercepat pertumbuhan tanaman seperti pertumbuhan akar, munculnya tunas baru. Zat pengatur tumbuh yang dipakai ialah ZPT Hormonik yang merupakan salah satu alternatif pemberian ZPT bagi tanaman. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Parameter yang diamati dalam  penelitian ini adalah  tinggi tanaman, umur berbunga, umur berbuah, jumlah polong, berat polong. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT)  dengan pemberian dosis 6cc/l tidak berbeda nyata untuk pertumbuhan baby buncis.  Tetapi pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT)  dengan dosis 4cc/l dapat meningkatkan tinggi tanaman, umur berbunga, umur berbuah, panjang polong, berat polong.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-06-14

Terbitan

Bagian

Artikel