Pengaruh Teknik Budidaya Terhadap Serangan Penyakit Pada Tanaman Terung Ronggo (Solanum melongena) di Desa Gunung Cahya Kecamatan Buay Rawan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan

Penulis

  • Arsi Arsi Universitas Sriwijaya
  • Gustisyal Gifhari Abdindra Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya
  • Suparman Surya Hadi Kusuma Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya
  • Bambang Gunawan Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya

Abstrak

Terong (Solanum melongena L) merupakan salah satu komoditas hortikultura di Indonesia yang diyakini sebagai sumber beberapa zat gizi esensial yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Produktivitas terong di Indonesia cenderung meningkat setiap tahun. Namun, produksi terong masih belum mampu memenuhi permintaan pasar yang tinggi. Hambatan terpenting dalam upaya peningkatan produktivitas tanaman terong adalah terganggunya Organisme Pengganggu. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensitas penyakit yang menjangkiti dua lahan budidaya terong yang memiliki teknik budidaya berbeda. Penelitian ini dilakukan di lahan terong milik petani di Desa Gunung Cahya, Kecamatan Buay Rawan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan. Metode observasi yang diterapkan dalam praktek lapangan ini adalah metode observasi langsung di lapangan yang dilakukan secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan 2 penyakit yang menyerang 2 lahan terong yang diamati, yaitu penyakit bercak daun (Cercospora sp), dan penyakit virus kuning. Berdasarkan hasil penelitian terhadap kedua lahan milik petani berbeda secara signifikan penyakit yang menyerang tanaman terung, Hal ini dikarenakan adanya perbedaan dalam teknik budidaya tanaman tersebut.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-10-31

Terbitan

Bagian

Artikel