Hubungan Keragaman dan Kepadatan Plankton Dengan Kepadatan Larva Nyamuk Anopheles sp. Vektor Penyebab Malaria di Desa Lempasing Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran

Penulis

  • Windi Astika Sari Jurusan Biologi FMIPA Universitas Lampung Bandar Lampung
  • Endah Setyaningrum Jurusan Biologi FMIPA Universitas Lampung Bandar Lampung
  • Sri Murwani Jurusan Biologi FMIPA Universitas Lampung Bandar Lampung

DOI:

https://doi.org/10.25181/prosemnas.v0i0.408

Abstrak

In Indonesia, malaria is a disease that is often encountered in almost all regions . Lampung Province is one of the malaria endemic areas in Indonesia. The Desa Lempasing Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran is an area that contained the highest malaria cases in Lampung. The larvae of the mosquito Anopheles sp. consume phytoplankton in waters habitat of larvae. The purpose of this study was to determine the types of plankton that habitat the spread of mosquito larvae and the number of population in the Desa Lempasing Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran regency. Research will be conducted in December 2013 to January 2014 in the Desa Lempasing Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran, observation and calculation of the number of mosquito larvae Anopheles sp. and identification of plankton and water quality conducted in the Laboratory of Biological Science Department of Zoology University of Lampung. This study uses a sample survey at three points with three repetitions. The results diversity of plankton with the density of Anopheles sp mosquito larvae . analyzed by linear regression and to determine the relationship of physical - chemical parameters of the plankton abundance and density of mosquito larvae used Pearson correlation SPSS for Windows 17.0. The result is a positive Pearson correlation between the density of plankton and larval mosquito density of Anopheles sp. only occurs in 2nd week.Keywords : Larvae of Anopheles sp., Diversity of plankton, Vector and Lempasing. 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Windi Astika Sari, Endah Setyaningrum, Sri Murwani: Hubungan Keragaman Dan Kepadatan Plankton...

Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian Polinela 2014

Shirrota. 1979. The Plankton in South-East Asia and Vietname. Gramedia. Jakarta.

WHO. 1993. Global Malaria Control. Bull WHO. Hal 28-84. Arinardi, O.H., A.B. Sutomo, S.A. Yusuf, Trimaningsih, E. Asnaryanti, dan S.H. Priyono. 1997.

Kisaran Kemelimpahan dan Komposisi Plankton Presdominan Perairan sekitar Pulau

Sumatera. Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi LIPI. Jakarta.

Basmi, Johan. 1995. Planktonologi: Produksi Primer. Fakultas Perikanan Institut Pertanian Bogor.

Basmi, Johan. 1999. Planktonologi: Chrysophyta – Diatom. Fakultas Perikanan Institut Pertanian

Bogor.

Departemen Kesehatan RI. 2001. Pedoman Ekologi dan Aspek Perilaku Vektor. Jakarta: Direktorat

Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Permukiman

(DIT.JEN.PPM dan PLP).

Departemen Kesehatan RI. 2009. Pedoman Pemeriksaaan Parasit Malaria. Jakarta: Direktorat

Jenderal Pemberantasan Penyakit Manular dan Penyehatan Lingkungan Pemukiman,

Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Dinas Kesehatan Pesawaran. 2011. Program Pengendalian Penyakit Malaria di Kabupaten

Pesawaran. Dalam Seminar dan Workshop Pengembangan Program Pengelolaan TPV

Malaria Berkelanjutan di Kabupaten Pesawaran Propinsi Lampung. Hal 3-5.

Effendi, Hefni. 2003. Telaah Kualitas Air. Kanisius. Yogyakarta.

Gillot, C.1980. Entomology. Plenum Press. New York. 729 hal.

Hoedojo, R. 1998. Morfologi Daur Hidup dan Perilaku Nyamuk dalam Parasitologi Kedokteran.

Edisi ke-2. Editor S. Gandahusada, H.P. Ilahude dan W. Pribadi. FKUI. Jakarta.

Juwana, Sri. 2004

Odum, E.P. 1993. Dasar-Dasar Ekologi. Edisi ke-3. UGM-Press. Yogyakarta. 697 hlm.

Riswana, I. 2006. Hubungan Kemelimpahan Plankton dengan Kepadatan Larva Nyamuk

Anopheles sp. Vektor Penyebab Malaria di Desa Hanura Kec. Padang Cermin Lampung

Selatan. Skripsi Sarjana Biologi FMIPA Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Sachlan, M. 1972. Planktonologi. Dirjen Perikanan Darat Departemen Pertanian Jakarta. Jakarta.

hlm.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2017-10-30

Terbitan

Bagian

Artikel