Regaining Company’s Reputation: What is a Brand and Who Cares about Them? The Case of Qantas

Maryani Maryani

Sari


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meninjau sifat dan tingkat pengungkapan dalam memulihkan reputasi Qantas berdasarkan sebuah artikel muncul di Sydney Morning Herald, 29 November 2010 di konteks Mengembalikan reputasi Perusahaan. Pada bagian pertama, makna brand dan tanggung jawab Qantas dalam mempertahankan nama merek. Qantas harus menjaga nama merek melalui mengerahkan usaha dan itu tidak hanya untuk kepentingan para pemegang saham tetapi juga untuk seluruh masyarakat karena simbol Australia. Isu kedua adalah tentang Teori Legitimasi. Hal ini dibahas bahwa Qantas harus mempertimbangkan harapan masyarakat untuk menjalankan bisnis dengan sukses. Hal ini sejalan dengan gagasan legitimasi bahwa konsep bisnis harus memenuhi persepsi yang dimiliki oleh publik yang relevan dan masyarakat luas. Kesepakatan Masalah ketiga dengan tahapan yang perlu dilakukan oleh Qantas dalam menangani pelanggan bersumpah. Empat langkah yang harus dilakukan oleh Qantas menghadapi publikasi negatif. Pada bagian keempat, masing-masing teori akuntansi berorientasi sistem tiga dalam kaitannya dengan bagaimana Qantas bisa menggunakan teori-teori dalam menangani masalah pengungkapan akuntansi pertanggungjawaban sosial dan lingkungan. Akhirnya, apa yang Qantas telah dilakukan selama ini dalam mendapatkan kembali reputasi dan alasan mengapa perusahaan memiliki reputasi untuk suara sosial dan kinerja lingkungan mungkin mengungguli entitas lain. Oleh karena itu, untuk menjadi sukses, gagasan tanggung jawab sosial perusahaan harus diambil sebagai bagian dari operasi bisnis inti perusahaan, bukan pembatasan terpisah.

 

Kata kunci: Qantas, teori legitimasi, teori stakeholder, tanggung jawab sosial perusahaan


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aerts, W., & Cormier, D. 2009. Media legitimacy and corporate environmental communication. Accounting, Organizations and Society, 34(1): 1-27.

Argenti, P. A., & Druckenmiller, B. 2004. Reputation and the Corporate Brand. Corporate Reputation Review, 6(4): 368-374.

Carpenter, V. L., & Feroz, E. H. 2001. Institutional theory and accounting rule choice: an analysis of four US state governments' decisions to adopt generally accepted accounting principles. Accounting, Organizations and Society, 26(7–8): 565-596.

Caruana, A. 1997. Corporate reputation: concept and measurement. Journal of Product and Brand Management, 6: 109-118.

Clarkson, M. B. E. 1995. A stakeholder framework for analyzing and evaluating corporate social performance. Academy of Management Review,, 20: 65-91.

Deegan, C. 2009. Financial Accounting Theory, Third Edition. new South Wales: McGraw Hill.

Donaldson, T., & Preston, L. E. 1995. The Stakeholder Theory of the Corporation: Concepts, Evidence, and Implications. The Academy of Management Review, 20(1): 65-91.

Dorman, C. 2010. 'I'll never fly Qantas again': death of an iconic brand? , The Sydney Morning Herald. Sydney: http://www.smh.com.au/travel/blogs/travellers-check/ill-never-fly-qantas-again-death-of-an-iconic-brand-20101129-18cq5.html.

Dowling, J., & Pfeffer, J. 1975. Organisational legitimacy: Social values and organisational behaviour. Pacific Sociological Review, 18(1): 122-136.

Freeman, R. E., & Reed, D. L. 1983. Stockholders and Stakeholders : A New perspective on Corporate Governance. California Management Review, 25(Spring).

Gregg, P. 2005. Asia Pacific Aviation Summit.

Hoeffler, S., & Keller, K. L. 2002. Building Brand Equity Through Corporate Societal Marketing. Journal of Public Policy & Marketing, 21(1): 78-89.

Jensen, M. C. 2001. Value Maximization, Stakholder Theory, and the Corporate Objective Function. Journal of Applied Corporate Finance, 14(3): 8-21.

Neu, D., Warsame, H., & Pedwell, K. 1998. Managing Public Impressions: Environmental Disclosures in Annual Reports. Accounting, Organizations and Society, 23(3): 265-282.

O’Donovan, G. 2002. Environmental disclosures in the annual report: Extending the applicability and predictive power of legitimacy theory. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 15: 344-371.

PJC. 2006. Parliamentary Joint Committee on Corporations and Financial Services: Corporate responsibility: Managing risk and creating value. June, Cambera.

Qantas. 2009. Qantas sustainability report. http://annualreport.qantas.com.au/sustainability-policies-and-standards/.

Qantas. 2010. Anual report 2010.

http://www.qantas.com.au/infodetail/about/investors/2010AnnualReport.pdf.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Indexing by :


Published by :
Unit Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat
Politeknik Negeri Lampung
Jl. Soekarno-Hatta, No. 10, Rajabasa, Bandar Lampung, Lampung 35144.
Telp. (0721) 703995
Faks. (0721) 703995
Email: esai@polinela.ac.id


Copyright of Jurnal Ilmiah Esai


Jurnal ESAI is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License